Nekat ke Australia Lewat Jalur Tikus, 3 WNA China Diciduk di Pantai Tablolong!

Imigrasi NTT Jaga Ketat Pesisir Kupang, 3 WNA Asal China Gagal Menyeberang

- Editor

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Arvin Gumilang, memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kupang, Minggu (11/1/2026). Foto: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur. (Foto: Istimewa)

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT, Arvin Gumilang, memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kupang, Minggu (11/1/2026). Foto: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur. (Foto: Istimewa)

MATATIMOR.NET, KUPANG – Petugas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menggagalkan upaya keberangkatan ilegal tiga Warga Negara Asing (WNA) asal China yang hendak menuju Australia. Petugas meringkus para pelaku saat mereka sudah berada di atas kapal di kawasan Pantai Tablolong, Kabupaten Kupang.

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi NTT, Arvin Gumilang, menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat pada 7 Januari 2026. Laporan tersebut mengungkap keberadaan tiga WNA yang mencurigakan di Kota Kupang.

“Kami menerima laporan adanya tiga WNA China yang diduga sedang mencari akses untuk menyeberang ke Australia secara ilegal melalui jalur tidak resmi,” ujar Arvin dalam keterangan resminya, Minggu (11/1/2026).

BACA JUGA  Menanam Simbolis Tomat di Kefamenanu, Uskup Atambua : Sebagai Bagian dari Solusi Pencegahan & Pengendalian stunting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bersembunyi di Dalam Kapal

Sebelum melakukan penangkapan, petugas Bidang Penegakan Hukum Keimigrasian melakukan pemantauan tertutup secara intensif. Selama di Kota Kupang, ketiga WNA tersebut sempat menginap di sebuah hotel sambil berupaya membeli kapal di Desa Tablolong sebagai alat transportasi menuju Australia.

Petugas kemudian membuntuti pergerakan mereka dari pusat kota hingga ke pesisir Pantai Tablolong. Saat penggerebekan, petugas menemukan ketiganya sedang bersembunyi di dalam sebuah kapal tanpa didampingi kru atau nakhoda.

BACA JUGA  Stunting Pada Anak Sebabkan Gangguan Kognitif dan IQ Rendah

“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan mereka mengakui niat untuk menuju Australia secara ilegal. Saat ini, ketiganya sudah kami amankan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kupang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Arvin.

Jaga Kedaulatan Negara

Arvin menegaskan bahwa penggagalan ini merupakan bentuk komitmen Imigrasi NTT dalam menjaga kedaulatan negara. Pihaknya tidak ingin wilayah NTT, khususnya Kupang, dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan lintas negara sebagai jalur transit penyelundupan manusia atau migrasi ilegal.

BACA JUGA  Negara Hadir Lewat Pasokan Listrik PLN, Warga 2 Desa Terpencil di NTT Kini Makin Produktif

Ke depan, Kanwil Ditjen Imigrasi NTT berjanji akan terus memperkuat pengawasan di wilayah pesisir dan perbatasan. Mereka juga akan meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum serta mengajak masyarakat untuk terus aktif melaporkan keberadaan orang asing yang mencurigakan.

Saat ini, pihak Imigrasi masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan administratif untuk menentukan langkah hukum selanjutnya sesuai dengan undang-undang keimigrasian yang berlaku.

Editor: Del Neonub

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!