Menuju Korban Bencana Di Laksel – Belu, Tim Yayasan Ruang Pasien Indonesia (YRPI) NTT Terkandas Akibat Longsor

- Redaktur

Sabtu, 11 Maret 2023 - 06:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ingin berbagi kasih dengan Korban Bencana Longsor di Desa Lutarato, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur, pada sabtu 11/03/2023.

Tim Relawan Yayasan Ruang Pasien Indonesia – NTT belum bisa melintas menuju lokasi bencana akibat salah satu Truk TNI-AD Sektor Timur yang juga hendak mengangkut logistik menuju Posko Bencana di Kecamatan Lamaknen Selatan yang masih tertanam tepat di Desa Debu Lulik, Kecamatan Lamaknen Selatan.

BACA JUGA  Ingin Mengadu ke Inspektorat Belu, Ini Linknya.

Melania, salah satu Relawan YRPI kepada media ini mengutarakan jika timnya akan tetap menunggu hingga dapat melintasi titik longsor yang ada untuk bisa menuju ke lokasi bencana utama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kita sudah mendekati lokasi tujuan walaupun harus melintasi medan dan kondisi jalan yang sanga amat sulit ini. Ujar Melaia

BACA JUGA  Semua Lurah & Camat di Kab. Kupang dari IPDN, Begini Respons Rektor

Kita tetap semangat untuk kesana dan bisa berbagi kasih bersama sesama kita yang terkena musibah ini, karena mereka itu adalah bagian dari kita. Ujarnya dengan semangat.

Bukan saja tim relawan YRPI, namun sejumlah komonitas maupun relawan hingga TNI – POLRI yang saat ini masih mengantri di lokasi dengan harapan dapat melintasi menuju posko lokasi bencana yang ada di Kecamatan Lamaknen Selatan.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:01 WITA

Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia

Berita Terbaru

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:06 WITA

error: Content is protected !!