Love Story by Amelia Q

- Editor

Minggu, 26 Januari 2020 - 11:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karya : Amelia Q

Hal terindah yang erat kugenggam harus kulepas, meski hati tak kuasa menerima perpisahan ini.

Rela atau tidak, indahnya kebersamaan kita harus kubiarkan pergi jauh-jauh dari hidupku.

A Love Story

teramat sakit untuk dijalani.

Rasa sayang dan cinta ini telah membawaku merangkai mimpi indah untuk mengarungi hari-hari bersama dalam wujud kebahagiaan.

Mimpiku,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

mimpimu..

mimpi kita

ingin menghabiskan waktu bersama hingga hari dimana kita menua.

Hal-hal manis dan indah dalam perasaan saling mencintai.

Tapak-tapak kebersamaan dan genggaman tangan dalam merancang asa untuk bahagia bersama selamanya.

Pada akhirnya dalam perjalanan panjang kisah kita yang terlalui harus berakhir pada keputusanku untuk berpisah.

Berpisah karena bagiku cinta sudah tak lagi indah.

Sejujurnya perpisahan ini amat menyakiti hatiku.

Inilah langkah yang harus kuambil.

Berjlaan dengan rasa sakit dan tangisan dalam hidupku.

BACA JUGA  STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan, SH.,MH Raih Akreditasi BAIK

Kuakui,

bukanlah hal yang mudah untuk melepas cinta yang telah kita genggam

Seiring berjalannya waktu.

Cinta ini ternyata menyakiti kita.

Cinta yang telah kita genggam.

Tiada menjamin segalanha berjalan baik-baik.

Akupun goyah …..

semakin ku bertahan

semakin ku ku tersakiti.

Di titik jenuh ku,

Kuputuskan untuk berpisah.

Mengambil jalan ini dengan terpaksa.

Neski menggoreskan luka yang dalam.

Bagiku, perpisahan adalah jalan terbaik.

Demi menjemput mimpi di masa mendatang.

didasar hati ini aku masih mencintaimu,

Jujur…..aku masih menyayangimu!

Maafkan aku.

Yang tak lagi bisa bertahan pada janji kita.

Kedewasaan yang ada pada kit belum mamou membendung ego dan emosi dalam diri.


Aku…

Kamu…

kita…

sama-sama tersakiti dan terluka dalam perpisahan ini.

Setelah perpisahan, kita akan saling merindu.

Di setiap detik waktu yang terlewati bersama.

Menyisakan catatan indah dalam perjalanan kasih kita.

Teramat berat bagiku ‘tuk melangkah sendiri.

BACA JUGA  Ini Pesan Paus Fransiskus kepada Para Guru (Katolik)

Aku tak pernah tahu apa yang akan terjadi padaku nanti.

Saat aku melepaskan genggaman tanganmu kini.

Masihkah aku dapat tersenyum dan tertawa melewati hari tanpamu?.


Mungkinkah aku sanggup berdiri kokoh saat sudah tak ada lagi lengan yang menopangku??

Akupun tak tahu jalan masa depan seperti apa yang bisa kulewati tanpa kamu.

hari-hariku akan ditemani kesepian.

Aku akan merindu hadirnya keindahan sosokmu bagiku.

Aku akan amat merindukan pundakmu.

Untuk sekadar bersandar untuk merebahkan kepenatan hidup ini.

Jika kau bertanya

aku terluka?

sakit?

Ya…aku amat terluka dan sakit.

atas keputusanku sendiri.

aku masih harus berjuang untuk melepaskan cinta dan ingatanku tentangmu.

Aku masih harus berusaha melangkah dan belajar melupakan jejak masa lalu kita.

Aku berusaha tegar meskipun aku tak setegar apa yang terlihat.

BACA JUGA  Pesan Natal 2023 Uskup Agung Kupang

Sejujurnya aku rapuh karena cintaku juga rinduku padamu terus merongrong hati dan pikiranku

Maafkan aku jika pada akirnya aku harus meyakitimu.

Rasa sakit yang kau rasakan bukanlah kesengajaanku untuk melukaimu tapi keadaan memaksaku melalui jalan yang tak lagi searah bersamamu.

Aku tahu keputusanku teramat melukaimu.

Kebencianmu dapat kupahami entah hingga di batas mana kebencian itu akan luluh,

Jauh di dasar hatiku

Berharap ada sedikit ruang di hatimu untuk memaafkanku.

Yang amat terluka karena perpisahan ini.

Kini dari ruang jarak dan perasaan yang telah terpisah.

Kumohon ……

pahamilah penyesalanku yang telah melukaimu.

Percayalah.

Setelah keputusanku pergi dari hidupmu

Semua yang tersisa dalam hanyalah kesedihan.

Dalam kesendirinku ini….

aku tetap mendoakanmu

agar selalu tersenyum bahagia dan tak lagi mengingatku dalam hati dan ingatanmu.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Berita Terbaru

Kotbah Katolik Minggu Paskah V - Gambar Komsos Paroki Camplong

MATA BERITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

error: Content is protected !!