Kupang Siap Jadi Tuan Rumah IPACS 2025

Gubernur NTT Melki Laka Lena Tegaskan Kupang Siap Jadi Tuan Rumah Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPACS 2025)

- Editor

Selasa, 11 November 2025 - 00:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar Youtube AdpimNTT

Tangkapan Layar Youtube AdpimNTT

Kupang, MataTimor.net — Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersiap menjadi pusat perhatian internasional dengan menjadi tuan rumah Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPACS 2025).
Dalam konferensi pers di Gedung Sasando, Gubernur NTT Melki Laka Lena menegaskan bahwa Kupang siap menyambut para delegasi dari 17 negara Pasifik dan 10 provinsi Indonesia yang tergabung dalam kawasan budaya Pasifik.

“Penunjukan Kupang bukan kebetulan, ini momentum strategis bagi NTT untuk menegaskan diri sebagai pintu gerbang Indonesia menuju Pasifik,” ujar Melki dalam konferensi pers, Senin (10/11/2025).

NTT Sebagai Gerbang Budaya ke Pasifik

Acara IPACS 2025 diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan dijadwalkan berlangsung pada 11–13 November 2025 di Kupang.
Selain memperkuat diplomasi budaya Indonesia, kegiatan ini juga mendorong pembangunan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya pesisir di kawasan Pasifik.

BACA JUGA  Viral Remaja SMP Berdansa, Menko PMK Sebut Bakat Istimewa yang Perlu Arahan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirjen Kebudayaan menjelaskan bahwa IPACS 2025 menjadi langkah konkret Indonesia memperkuat hubungan dengan negara-negara Pasifik seperti Samoa, Fiji, Tonga, Kiribati, dan Solomon Islands.

“Laut tidak memisahkan, tetapi menyatukan kita. Budaya adalah jembatan persahabatan antara Indonesia dan negara-negara Pasifik,” ungkapnya.

Rangkaian Acara IPACS 2025 di Kupang

Kegiatan utama IPACS 2025 mencakup:

  • Residensi budaya (3–10 November 2025)
  • Pameran pemajuan kebudayaan dan ekonomi kreatif
  • Pertunjukan seni lintas negara
  • Dialog menteri kebudayaan negara Pasifik
  • Cultural Night dan Deklarasi Kupang
BACA JUGA  Respons Cepat Keluhan Warga, Aliansi Suara Fatbar Apresiasi Kades Poto & Camat Fatuleu Barat

Pemerintah Provinsi NTT bekerja sama dengan Polda NTT, TNI, dan pemerintah kabupaten/kota untuk menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh delegasi selama acara berlangsung.

“Kami pastikan Kupang siap, aman, dan ramah bagi semua tamu internasional,” kata Gubernur Melki.

Kupang Tampil Sebagai Wajah Timur Indonesia

Selain menjadi ajang diplomasi budaya, IPACS 2025 juga menjadi peluang bagi NTT untuk menampilkan potensi kuliner lokal, kriya, musik, dan tarian tradisional.
Setiap delegasi bahkan menerima sasando asli NTT sebagai simbol persahabatan budaya.

Menurut Gubernur Melki Laka Lena, kegiatan ini akan membuka peluang baru bagi generasi muda NTT untuk terlibat dalam industri kreatif dan jejaring internasional.

“NTT tidak hanya kaya budaya, tetapi juga memiliki semangat muda yang siap bersaing di level global,” tegasnya.

Deklarasi Kupang untuk Budaya Pasifik

Puncak kegiatan IPACS 2025 akan ditandai dengan Deklarasi Kupang, yang memuat komitmen bersama untuk:

  • memperkuat kerja sama budaya dan pendidikan,
  • menjaga warisan budaya pesisir,
  • menghadapi tantangan perubahan iklim, dan
  • membangun jejaring ekonomi kreatif lintas negara.
BACA JUGA  Kemendikbudristek, Kemendagri, dan Kemenag Ajak Masyarakat Sukseskan Gerakan Transisi PAUD ke SD

Dengan terselenggaranya Indonesia Pacific Cultural Synergy 2025 di Kupang, NTT tidak hanya tampil sebagai tuan rumah yang ramah, tetapi juga sebagai motor baru kebudayaan Pasifik yang menghubungkan Indonesia dengan dunia.

“Ini bukan sekadar acara budaya, tetapi momentum sejarah. Kupang siap menyapa dunia dari Timur,” tutup Gubernur Melki Laka Lena.

Kupang, 10 November 2025
Penulis: Tim Redaksi MataTimor.net
Editor: Del Neonub

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Berita Terbaru

Kotbah Katolik Minggu Paskah V - Gambar Komsos Paroki Camplong

MATA BERITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

error: Content is protected !!