Kumpulan Puisi Anak-Anak

- Editor

Jumat, 28 Oktober 2022 - 00:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Hutanku, Limbah Airku

Gunung Tegak berdiri
hijau oleh pucuk-pucuk pinus
yang basah oleh rintik-rintik hujan
deras menyelimuti gunung

air hujan yang mengalir
melalui celah-celah batu
jernih, segar membawa berkah

namun itu semua semu
lihatlah, hijaunya pucuk-pucuk pinus
diganti dengan warna-warni megahnya gedung, rumah,
seakan berlomba menuju puncak tertinggi
siapa yang paling tinggi dia yang menang

BACA JUGA  Dukung Inovasi Energi Bersih Masa Depan, PLN Gelar Program Pengembangan Start Up "Elevation" Whatts Up!

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

airku kini berwarna pelangi dan berbau
kadang juga membawa emas bagi pemulung

Tangisan Hati Kecilku

Hidupku tak seenak orang kaya
apa saja dapat diminta
tercapi mudah tanpa sebuah rekayasa
tidur nyenyak…..makan enak…..
sekolahpun tak ada masalah

aku heran….
melihat diriku yang kecil kurus ini
tidur dengan nyamuk
makanpun apa adanya
miris sekali nasibku

BACA JUGA  Laporan Kades Telat, Korban Kebakaran di Manleten Telantar

aku ingin seperti mereka
berseragam….
bersepatu….
menggoreskan tinta….
dan juga mencium tangan kedua orang tuaku
kapan aku bisa sekolah?

Apa hanya mereka yang dapat menikmati sekolah
sedangkan aku hanya meratapi nasib?
katanya sekolah gratis
tapi………..aku masih sulit sekolah!

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

error: Content is protected !!