Kotbah Minggu Hari Raya Maria diangkat Ke Surga

- Editor

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 01:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setiap 15 Agustus, Liturgi Gereja merayakan Hari Raya Maria diangkat ke surga. Sta. Maria Assumpta.

Paus Pius XII yang umumkan resmi perayaan ini pada 1 November 1950 menyebut bahwa: Maria yang tetap Perawan, setelah menyelesaikan hidupnya di dunia ini, DIANGKAT KE SURGA DENGAN JIWA BADANNYA .

Kareba kesediaan dan kesetiaan Maria mengambil PERANAN PENTING DALAM TATA SEJARAH KESELAMATAN ALLAH, DAN KESETIAAN MARIA MELIBATKAN SELURUH HIDUPNYA DENGAB HIDUP DAN KARYA PENYELEMATAN PUTRANYA YESUS, maka Maria adalah orang pertama yang memperoleh Rahmat Penebusan yang Kristus peroleh bagi kita dengan diangkat ke surga dg jiwa dan badannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

DEVOSI DAN POKOK-POKOK AJARAN KATHOLIK TENTANG MARIA:

Hanya umat katolik yang punya DEVOSI kepada Sta Perawan Maria. Devosi umat katolik ini didasarkan atas ajaran DOGMA GEREJA KATOLIK TENTANG MARIA.
Ada 4 ajaran DOGMA Katholik tentang Maria, dan dirayakan sebagai hari Raya/pesta dalam Liturgi .

BACA JUGA  Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

1): Maria Bunda Allah (1 Januari) 2): Maria tetap Perawan(22 Agustus) 3): Maria dikandung tanpa noda dosa/Maria Imaculata (8 Desember) dan 4): Maria Assumpta (15agustus).

Umat Katholik mengimani Maria karena relasi istimewa Maria dengan Yesus putranya. per Mariam ad Yesum. Melalui Maria kita sampai kepada Yesus.

MARIA DIANGKAT KE SURGA:

Ini adalah satu Rahmat PRIVELEGE ALLAH, yang Allah berikan kepada Maria. Hal ini karena KESEDIAAN DAN KESETIAAN MARIA menanggapi panggilan Allah untuk menjadi IBU TUHAN, DAN JUGA SELANJUTNYA KESETIAAN MARIA MENDAMPINGI YESUS PUTRANYA DALAM SELURUH HIDUP DAN KARYA PENYELAMATNYA, dan turut menderita, sampai terakhir berdiri di bawa kaki salib bersama murid Yesus,dan menangku jenasah Yesus ketika diturunkan dari Salib (Stabat mater). Karena itu Maria adalah orang pertama yang memperoleh Rahmat Penebusan yang Kristus peroleh bagi kita Manusia. Dengan diangkat ke surga jiwa dan badannya setelah kematian nya.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa XVIII

Maria adalah Orang Kudus pertama dalam sejarah keselamatan manusia. Setelah itu santu Yosef mempelainya, para rasul dst. Nama Sta Maria dan Stu.Yosef mempelainya disebut dalam Kanon-kanon Doa Syukur Agung dalam perayaan Ekaristi Kudus.

Rasul Paulus menyebut hal ini dalam surat pertama kpd umat Korintus, mula-mula Kristus sebagai yang buah sulung, kemudian mereka yang menjadi milik nya.
Maria memang secara istimewa MENDERITA KEMARTIRAN dalam dirinya, maka sepatu dan selayaknya Yesus membalas dengan KEMULIAAN ISTIMEWA YAKNI MARIA DIANGKAT KE SURGA DENGAN JIWA BADANNYA.

BACA JUGA  Pascagempa Cianjur, Misa Natal dilaksanakan di Tenda Depan Gereja

GAMBARAN MARIA DIANGKAT KE SURGA:

Kitab Wahyu melukiskan secara Mulia dan agung sebagai berikut :

Seorang wanita berselubungkan matahari dengan bulan di kakinya, di atas kepala ada 12 bintang. Seekor ular naga berkepala 7 dan bertanduk 10 dst. Ular, penting, karena ular, Hawa jatuh dalam dosa. Tetapi karena Maria Hawa Baru menginjak ular di tumitnya, maka kita selamat.

PESAN IMAN:

Tuhan beri kita seorang Ibu (MARIA) yang beriman teguh dan memberikan kita teladan iman kesetiaan mengikuti Putranya. Dengan demikian jika kita setia maka kita kita akan memperoleh martabat mulia di surga seperti Maria di surga. Amen.

Minggu 13 Agustus
Hari Raya Maria diangkat ke surga
Wah,11,19,12,1-6 10
1 kor15,20-26
Luk,1,39-56.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan
Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:05 WITA

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!