Kotbah Katolik Minggu 08 September 2024, Minggu Biasa 23

- Editor

Jumat, 6 September 2024 - 23:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotbah Katolik Minggu 08 September 2024, Minggu Biasa 23 oleh Rm. Chris Taus, Pr – Paroki Sta. Helena Lili – Camplong.

Tuhan adalah penyelamat. Tuhan menjanjikan keselamatan bagi semua orang, dari segala suku bangsa, tidak saja Israel bangsa terpilih, tetapi juga untuk bangsa Yunani dll.

Untuk ini, Tuhan menjanjikan seorang MESIAS. Mesias inilah yang bertindak atas nama Allah menyelamatkan umat manusia dengan memperlakukan kita dengan kebaikan dan belaskasih.
Semua nubuat tentang datangnya Mesias, Terpenuhi secara penuh dalam Diri Yesus. Yesus adalah Mesias. Maka apa yang Yesus ajarkan dan lakukan adalah bukti kehadiran Allah yang menyelamatkan. Yesus ajarkan dan dirikan Kerajaan Allah, Kerajaan Allah adalah kerajaan keselamatan Allah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Renungan Katholik Minggu Adventus II

Salah satu tanda nyata karya keselamatan Allah adalah Yesus buat tanda heran atau mukjizat antara lain kisah Injil hari ini ialah: Yesus sembuhkan orang yang BISU DAN TULI (tidak bisa berkata-kata dengan baik dan mendengar dengan baik). Ini menjadi hal penting karena kedua indra ini sangat penting untuk Sabda Tuhan/firman Allah.


NUBUAT YESAYA TENTANG MESIAS.

Jauh-jauh hari Yesaya telah berbuat tentang datangnya Mesias. Salah satu Perjanjian keselamatan dengan Israel bangsa terpilih bahwa Allah sendiri datang menyelamatkan umatNya (yes,35,4).

Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang tuli akan dibuka, orang lumpuh akan melompat seperti rusa, mulut orang bisu akan bersorak Sorai, dan mata air akan memancar di Padang gurun, sungai mengalir di Padang belantara. Allah sendiri buat hal-hal yang luar biasa, sebagai tanda Allah menyelamatkan umatNya.

BACA JUGA  Renungan Katolik, Sabtu 15 Juli 2023


INJIL MARKUS:


Penginjil Markus, dalam kisah injil mgggu ini menegaskan bahwa: nubuat nabi Yesaya tentang Mesias penyelamat, SUDAH TERPENUHI SECARA PENUH, dalam Diri Yesus NASARETH. Yesus Kristus adalah Mesias itu. Sebagai Mesias Yesus sangat cepat peduli tergerak hati dan berbelas kasih kepada orang-orang yang menderita, yang tertindas, patah semangat, terutama ORANG-ORANG CACAT, BISU TULI.
Dengan cara yang sangat manusiawi, Yesus sembuhkan orang yang BISU TULI ini yakni:

  • Memisahkan orang bisu tuli ini dari orang banyak.
  • Menyebut orang itu dengan memasukan jarinya ke telinga orang tuli itu.
  • Meludah dan meraba lidah orang bisu itu
  • Kemudian Yesus menengadah ke langit dan penuh belaskasih berkat: EFATA artinya: TERBUKALAH dan seketika itu juga terbukalah lidahnya dan ia mulai berkata-kata dengan baik luar biasa!
BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa XXIV, 15 September 2024


PESAN IMAN:

  • Yesus sangat cepat tergerak hati oleh belaskasih untuk selamatkan sembuhkan orang-orang sakit, cacat, tertindas. Bukti nyata Yesus menghargai martabat kita yang luhur di hadapan Allah.
  • Kita tidak cacat bisu dan tuli dengan telinga dan mulut kita yang sehat kita pergunakan untuk terus berbicara dan mewartakan sabda Tuhan. Tidak pada tempatnya kita pergunakan mulut untuk kata-kata yang tak sopan, dll. Terutama dalam bulan kitab suci Nasional ini.


Tuhan berkati kita selalu. Amen.

MINGGU BIASA KE 23
Yes,35,4-7
Mk,7,31-37

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!