Kotbah Katolik Minggu Biasa Ke-26

- Editor

Sabtu, 28 September 2024 - 03:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Dok. Komsos Paroki Sta. Helena

Foto : Dok. Komsos Paroki Sta. Helena

Kotbah Katolik Minggu Biasa Ke-26, Minggu, 29 September 2024, Oleh Rm. Chris Taus, Pr. – Paroki Santa Helena Lili – Camplong – Keuskupan Agung Kupang.

Yesus kembali menegur (bukan mengajar seperti minggu sebelumnya) keras para muridNya yang terus saja tidak mengerti/gagal paham tentang Yesus guru mereka sebagai Mesias yang harus menderita Salib. Dan justru hal ini dilakukan oleh murid-murid/ rasul-rasul yang sangat dekat dengan Yesus, yaitu Petrus, Yakobus dan Yohanes. Setelah Petrus (2 minggu berturut), kali ini rasul Yohanes, murid kesayangan Yesus.

Yohannes iri hati, curiga dan benci, BERPIKIR SESAT, karena ada seorang yang melakukan mukjizat yaitu mengusir roh jahat atas nama Yesus. Guru kami melihat seorang mengusir roh jahat atas namaMu, dan kami cegah dia, karena dia bukan pengikut kita. Yesus menegur keras Yohanes: JANGAN KAMU CEGAH DIA, sebab tidak ada seorangpun yang mengadakan mukjizat atas namaku, seketika itu juga mengumpat Aku. Dan siapapun yang tidak melawan kita, ia ada di pihak kita. Yohanes melakukan hal ini karena ia terusik dan tersinggung, iri hati, benci, karena orang ini menyalahgunakan kuasa Yesus. Hal ini juga dipicu oleh kejadian lain sebelumnya, yakni para murid ini GAGAL MENGUSIR ROH JAHAT.

BACA JUGA  Perutusan ini BUKAN JALAN GAMPANG! - Kotbah Katolik

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Kejadian itu demikian, ada seorang datang dan mengadu kepada Yesus, guru, anakku ini, kubawa kepada Mu, karena ia kerasukan Roh jahat. Aku sudah minta kepada murid-muridMu, agar mengusir roh jahat itu TETAPI MEREKA TIDAK DAPAT. Mendengar ini Yesus agak kecewa dengan murid-muridNya karena mereka tidak percaya dan belum ada iman.

Yesus melihat bahaya pikiran sesat dari Yohanes ini. Pikiran sesat itu mirip dengan CARA BERPIKIR para farisi dan ahli taurat. Maka Yesus tegaskan: barangsiapa menyesatkan salah satu dari dari anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya, jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu dibuang ke dalam laut. Dengan ini Yesus ingin agar para murid tidak sesatkan orang-orang yang susah percaya. Sebab para murid ini adalah orang-orang yang dekat, kaki tangan Yesus.

BACA JUGA  Renungan Katolik Minggu 24 Juli 2022, Minggu Biasa XVII

Akhirnya juga, Yesus melihat bahaya dari ajaran sesat yang harus dicegah.

  • Jika tanganmu sesatkan engkau, maka kudungkan saja. dst .
  • Jika kakimu sesatkan engkau, kudungkan saja. dst.
  • Jika matamu sesatkan engkau, maka cungkil saja. dst.

Jika hal-hal ini dituntut secara konsekuen maka pasti smua orang tidak ada tangan, kaki dan mata. maka kacaulah hidup ini.

Kitab Bilangan, kisahkan cerita yang serupa dg Injil. Musa terima tugas dari Allah, pimpin dan tuntun Israel melalui Padang gurun ke tanah Terjanji. Tugas ini berarti maka Musa minta kepada Allah untuk pilih 70 orang dari Israel sebagai pembantu. Mereka harus dilantik dan diurapi dengan Roh Allah untuk berbuat tetapi ada 2 orang lain yang tidak terpilih dan ikut pelantikan ini yakni ELDAT DAN MEDAT, mereka juga turut bernubuat maka Yosua kecewa dan protes terhadap Musa, atas kehadiran Eldat dan Medat ini, agar mereka tidak bernubuat.

BACA JUGA  Renungan Katolik Minggu Biasa XIII 26/06/2022

Maka Musa tegaskan AKAN SEMAKIN BAIK KALAU SEMAKIN BANYAK ORANG BERNUBUAT TENTANG KEBAIKAN ALLAH.

PESAN IMAN:

  • Kita smua dipanggil dan punya peran yang sama untuk menjadi saksi hidup dari kabar gembira Kerajaan Allah, lewat perkataan, perilaku dan cara hidup keseharian kita. Jangan kerja sendir.
  • Yohanes cegah org buat mukjizat, karena iri hati, curiga dan benci, tersinggung, maka hendaknya kita hindari sikap iri hati, benci dan tersinggung, atas kelebihan dan keunggulan orang lain dari pada kita. ingat irihati adalah akar dari dosa.


Tuhan berkati karya kita selalu. Amen
MINGGU BIASA 26
Bil,11,25-29
Mk,9,38-43,45,47-48

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Berita Terbaru

Gambar oleh: matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

Gambar oleh: matatimor.net

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

Oplus_131072

INSPIRASI

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Senin, 1 Jun 2026 - 08:49 WITA

error: Content is protected !!