Kotbah Katolik Minggu Biasa 32, 12/11/2023

- Editor

Sabtu, 11 November 2023 - 22:45 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kotbah Katolik Minggu Biasa 32 oleh Rm. Jhon Chris Taus, Pr – Paroki Sta. Helena Camplong

Injil miggu ini Yesus berbicara tentang : Akhir jaman, kedatangan Tuhan, dan bagaimana dengann bijaksana kita menyongsong kedatangan Tuhan. Tuhan sudah datang tetapi Tuhan akan datang lagi pada akhir jaman.

Kapan peristiwa itu terjadi, tidak ada seorangpun yang tahu. Kita hanya diingatkan untuk selalu siap siaga dan berjaga jaga selalu.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

MURAH! Hubungi 08113810024

Tentang hal ini Yesus mengajarkanNya dalam perumpamaan tentang 10 gadis, 5 gadis BIJAKSANA, 5 GADIS BODOH.

II. KEBIJAKSANAAN ADALAH ALLAH :

Dalam menanggapi segala rencana dan kehendak Allah, apapun bentuknya, kita dituntut untuk BERSIKAP BIJAKSANA, dan penulis kitab kebijaksanaan menggambarkan bahwa, kebijaksanaan adalah SABDA ALLAH, yang hidup di tengah-tengah kita. Dan kebijaksanaan adalah ALLAH sendiri.

Berarti kebijaksanaan adalah hidup dalam terang Sabda Allah. Mencari kebijaksanaan berarti berusaha untuk hidup dalam terang Sabda Allah, maka orang jujur dan benar pasti akan menemukan Allah.

III: AKHIR JAMAN DAN KEDATANGAN TUHAN :


Kita sering dengar dalam kisah Kitab Suci, tentang AKHIR JAMAN, AKHIR DUNIA, HARI KIAMAT semua ini merujuk tentang kedatangan Tuhan yang penuh kuasa, yang mengadili setiap orang, dan setiap orang akan mempertanggungjawabkan hidupnya di hadapan Tuhan.

Karena saat itu Tuhan hadirkan kepenuhan kerajaan Allah/kerajaan surga, kerajaan keselamatan Allah.

Kapan peristiwa ini terjadi, tidak ada seorang pun yang tahu, hanya Allah Bapa yang tahu. Yesus dengan gamblang menyatakan Tuhan datang sebagai pencuri di waktu malam, maka kita dituntut untuk selalu waspada, berjaga jaga selalu.

Kita hidup di jaman Milenial ini, ada suara beberapa gereja, juga para peramal, yang berbicara tentang kedatangan Tuhan ini, dengan menafsir teks-teks Kitab suci, tentang kedatangan Tuhan, dan membuat kepastian waktunya, tetapi semuanya SIA SIA BELAKA. Yesus tegaskan tentang saat dan waktu.

Tidak ada yang tahu, HANYA ALLAH BAPA DI SURGA YANG TAHU.

IV: YESUS DAN PERUMPAMAAN 10 GADIS :

Untuk menyongsong kedatangan Tuhan, dengan siap siaga dan berjaga jaga dan bijaksana. Yesus mengajarkan dalam perumpamaan tentang 10 gadis. (kita tahu kisahnya, saya tidak ulang lagi di sini) Intinya ada 10 gadis yang siap menyongsong kedatangan pengantin, 5 gadis bijaksana, 5 gadis bodoh.

Gadis-gadis ini bertindak menurut pikiran dan keyakinannya masing-masing.

Gadis-gadis Bodoh: mereka berpikir praktis saja, mereka yakin, tidak mungkin pengantin itu (laki-laki) datang sampai larut malam, mungkin juga datang jelang fajar, maka tidak perlu pelita lagi.

Gadis-gadis bijaksana: mereka berpikir sangat hati-hati mempertimbangkan segala yang akan terjadi, tanpa spekulasi, mereka tidak mau kecolongan dengan kedatangan pengantin yang merupakan kesempatan untuk ikut serta dalam perjamuan nikah itu.

Maka mereka siapkan pelitanya dengan minyak. (gadis-gadis ini menanti bersama pengantin wanita).

Dan benar, tengah malam terdengar suara, PENGANTIN DATANG SONGSONGLAH DIA. Yang bijaksana dan siapkan pelita, mereka masuk dan turut dalam perjamuan pesta nikah itu.

Sedangkan yg tidak siapkan pelitanya, TIDAK MASUK IKUT DALAM PESTA NIKAH ITU. Menyesal tapi tidak ada gunanya lagi
Intinya, rencana kedatangan Tuhan selalu di luar rencana, dan pikiran manusia, dan tak dapat diketahui kepastiannya

V: PESAN IMAN:
– Tuhan pasti datang tetapi tidak ada seorang pun yang tahu, maka waspadalah selalu.
– Siapkanlah pelita hidupmu dengan minyak secukupnya: minyak: kasih, Pengampun, belas kasih, rela berbagi dengan sesama, turut menghibur yang susah dan berdukacita, maka Kerajaan surga menjadi milikmu. Semoga, Amen
Minggu Biasa 32
Keb,6,13-17
Mat,25,1-13

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 10:47 WITA

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:32 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version