Menambal Jalan Berlubang di Pusat Kota Atambua – Belu Dengan Sertu,Dinas PUPR : Untuk Mencegah Lakalantas

- Editor

Senin, 27 Maret 2023 - 11:00 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Berbagai tanggapan dan pernyataan, baik dari masyarakat maupun netizen akhir-akhir ini yang ditujukan kepada pemerintah daerah dalam hal ini dinas PUPR Kabupaten Belu terkait tambal sulam beberapa titik jalan berlubang yang ditemui di Kota Atambua.

Sebelumnya Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menambal sejumlah ruas jalan yang berlubang di jantung kota atambua.

Menanggapi persoalan itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, S. Vinsen Dalung menjelaskan bahwa, tambal yang menggunakan sertu yang dikerjakan oleh pihaknya tersebut merupakan langkah pencegehan akan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas)

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

MURAH! Hubungi 08113810024

Diakuinya, bahwa hasil tambal baik itu menggunakan sertu maupun aspal dingi di beberapa ruas jalan berlubang yang dikerjakan oleh Pihaknya tidaklah bertahan lama.

” iya kita tahu itu, bahwa hasil tambal yang kita lakukan memang tidak bertahan lama, namun kita punya kepedulian untuk menutup beberapa jalan berlubang agar tidak menimbulkan kecelakaan” tuturnya saat ditemui di Ruang kerjanya, senin 27/03/23.

Selain itu, tegasnya, hasil tambal yang dikerjalan oleh pihaknya bersifat hanyalah sementara saja. Namun, di tahun 2023 ini akan ada intervensi program dan itu akan dikerjakan lebih baik lagi.

Dijelaskan Vinsen, untuk tahun 2023 ini ada dua macam intervensi program yakni, intervensi program jangka panjang seperti khusus untuk jalan berlubang yang ada di sentral, pasar baru dan depan tokoh bintang mas.

Sedangkan, lanjutnya, intervensi program setempat seperti ketika terdapat lubang dijalan mana langsung dikerjakan.

” itulah dua macam intervensi program yang akan kita lakukan pada tahun 2023 ini, dan itu akan kita intervensi lebih baik.

Soal komentar masyarakat terkait, kalau tambah pakai sertu lebih baik pakai abuh saja. Saya sampaikan itu sifatnya pencegehan saja”tuturnya.

Dikatakanya, soal aspal yang digunakan untuk tambal beberapa jalan berlubang tersebut namanya aspal dingin. Dan ini digunakan untuk pencegehan saja karena sifatnya tidak bertahan lama mengingat saat ini musim hujan.

” sementara ini kita siap untuk membuat perencanaan hingga persiapan lelang, agar ditahun 2023 ini sudah bisa terealisasikan program tersebut,”tutupnya.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version