Kotbah Katolik Minggu 02 Oktober 2022, Minggu Biasa XXVII – Paroki Camplong

- Editor

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 08:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh RD. Jhon Chris Taus, Pastor Rekan di Paroki Sta. Helena Camplong, Keuskupan Agung Kupang

TUHAN, TAMBAHKANLAH IMAN KAMI …!!!
Demikian permintaan para Rasul, setelah Yesus mengajar dan mengingatkan mereka akan banyak hal, terutama tentang BAHAYA DARI AJARAN SESAT.

Kitab suci menyebut penyebab dari ajaran sesat adalah setan atau iblis. Setan selalu dan selalu mencobai Yesus untuk gagalkan rencana Allah. Tetapi Yesus tidak pernah mengikuti cabang setan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terhadap permintaan para Rasul ini Yesus memberi 2 jawaban ini yakni Perumpamaan tentang : Biji sesawi dan hamba yang hanya mengerjakan tugasnya.

Tentang perumpamaan biji sesawi, jikalau kamu mempunya imam sebesar biji sesawi, kamu dapat berkata kepada pohon Ara ini, terbantunlah engkau dan tertanam di laut, dan dia akan taat kepadamu. Dengan ini Yesus mau menyatakan bahwa biji sesawi walaupun kecil tetapi dengan kekuatannya tumbuh menjadi pohon yg besar. Dengan ini Yesus mau berbicara tentang kekutan iman, Iman dapat membuat hal-hal yang besar yakni, hal yang mustahil menjadi mungkin, yang kecil jadi besar, yang biasa-biasa menjadi luar biasa. Ini mukjisat iman dalam hidup kita.

BACA JUGA  Dari Tradisi Menuju Kebudayaan Iman

Iman adalah DASAR dari segala sesuatu yang kita harap dan BUKTI dari segala sesuatu yang TIDAK KITA LIHAT (Ibr. 11:1).

Karena iman, Habel telah mempersembahkan kepada Allah Korban yang lebih baik dari korban Kain.
Selain itu iman menuntut ketaatan yang sempurna kepada Allah dasar dari iman kita.

Karena itu Yesus berbicara lebih lanjut tentang SEORANG HAMBA YG HANYA MELAKSANAKAN TUGASNYA.

BACA JUGA  Karena Kita Semua Orang yang Berdosa Adalah Anak KesayanganNya - Kotbah Minggu Laetare

Siapakah di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak dan gembalakan ternak baginya akan berkata kepada hamba itu setelah pulang dari ladang : MARI SEGERA MAKAN, bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu, sediakanlah makananku, layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu ?.

Seorang hamba HANYA MELAKSANAKAN TUGASNYA.!.TITIK.! Tanpa menuntut apa-apa lagi.
Yesus seorang hamba Allah yang rendah hati dan taat setia. Yesus datang untuk melaksanakan kehendak dan rencana Allah Bapa, selamatkan kita manusia dengan wafat dan bangkit. Ia laksanakan dengan setia.

BACA JUGA  APAKAH BUNDA MARIA PATUT DIHORMATI SECARA ISTIMEWA?

Yesus setia karena Yesus yakin Allah Bapa kan bangkitkan Dia dan setan tidak akan menguasainya lagi.
Yesus sebenarnya mau ingatkan para rasul dan semua pengikut Kristus, bahwa mereka juga adalah hamba-hamba dan pelayanan-pelayan Allah, hendaknya melaksanakan tugas pelayanan sekecil apapun dengan sungguh-sunggu dan tanpa menuntut terimakasih dan balasan upah apapun, karena hendaknya mereka percaya dan yakin bahwa Allah Bapa sendiri akan membalas segala jasa pelayanan tugas mereka.

Untuk itu Yesus menunjukkan sikap yang harus dimiliki oleh para rasul dan para pengikut Kristus dalam tugas pelayanannya. KAMI ADALAH HAMBA YANG TIDAK BERGUNA. KAMI HANYA MELAKUKAN APA YANG HARUS KAMI LAMUKAN. Amen
Minggu Biasa 27
Habakuk,1,1-2,2,2-4
Luk,17,5-10

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:31 WITA

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:05 WITA

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!