Kebijakan Gereja Katolik dalam Pembanguan Hidup Berkeluarga (1)

Mukjizat Perkawinan - Oleh RD. ANSELMUS LEU - Komisi Keluarga Keuskupan Agung Kupang

- Editor

Selasa, 10 Juni 2025 - 00:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga - Hasil AI

Keluarga - Hasil AI

Oleh RD. Anselmus Leu – Ketua Komisi Keluarga Keuskupan Agung Kupang

Bagian 1 : Menghadapi Situasi Perspektif Pastoral

  1. Mewartakan Injil Keluarga Sekarang dalam Berbagai Konteks

Sinode para Uskup di Roma pada 4-25 Oktober 2015 berfokus pada beberapa kebutuhan pastoral yang lebih mendasar untuk disampaikan kepada Gereja-gereja setempat, dalam persekutuan  cum Petro et sub Petro. Mewartakan Injil Keluarga sangat diperlukan dalam karya evangelisasi. Gereja harus melaksanakannya dengan kelembutan hati seorang guru (bdk. Ef. 4:15).

Para bapa Sinode pada berbagai kesempatan menekankan bahwa keluarga-keluarga Katolik, berkat rahmat Sakramen Perkawinan, dipanggil menjadi pelaku aktif dan setiap pastoral Keluarga

BACA JUGA  Polres Belu Merilis Aksi Penipuan Oleh Muhammad Yapi Abdulah Dengan Modus Pengresmian Gereja Katedral Kupang.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Namun kita harus tetap memperhatikan “Keunggulan Rahmat Allah”, karena selalu saja ada hal-hal baru yang dianugerahkan Roh Kudus dalam Sakramen Perkawinan. Keunggulan rahmat Allah ini yang membuat orang mengalami bahwa Injil Keluarga adalah sukacita yang memenuhi hati dan hidup, karena dalam Kristus kita dibebaskan dari dosa, penderitaan, kehampaan Penabur Benih” (bdk. Mat. 13:3), tugas kita adalah berkerjasam dalam menabur, sisanya adalah karya Allah.

Maka, karya ini memerlukan pertobatan perutusan dari setiap orang dalam Gereja, yaitu tidak berhenti pada hanya penyampaian warta teoretis tanpa kaitan dengan masalah-masalah nyata orang-orang. Kita harus ingat bahwa krisis iman telah  menyebabkan krisis perkawinan serta keluarga dan bahwa, sebagai akibatnya, penerusan iman sendiri dari orangtua kepada anak-anak kerap terputus.

BACA JUGA  Penuhi Keluhan Kelompok Tani Berupa Cangkul, Malah Kapolres Belu Adakan Sebuah Surprise

Sabda Allah adalah sumber hidup dan spiritualitas bagi keluarga. Semua bentuk pastoral demi kepentingan keluarga harus memungkinkan orang-orang dibentuk secara batiniah dan dibina sebagai anggota Gereja Keluarga melalu pembacaan Kitab Suci dalam semangat doa dan menggereja. Sabda Allah bukan saja Kabar Baik dalam hidup pribadi seseorang, tetapi juga kriteria penghakiman dan terang dalam menimbang-nimbang berbagai macam yang dihadapi suami-istri dan keluarga.

Perkawinan Kristiani adalah panggilan yang dijalani dengan persiapan yang memadai  dalam perjalanan iman dengan proses pertimbangan yang tepat dan tidak boleh dianggap hanya sebagai tradisi budaya atau tuntutan sosial atau hukum. Maka, pembinaan diperlukan untuk mendampingi orang dan pasangan sedemikian rupa sehingga pengalaman hidup seluruh komunitas Gereja dapat disatukan dengan ajaran isi iman.

BACA JUGA  Breaking News,,Polres Belu Menggagalkan Penyelundupan Ratusan Liter Minyak Tanah Bersama Satu Unit Kendaraan Roda Dua

Demi pembaruan menyeluruh praktek Pastoral Gereja dalam terang Injil Keluarga dan mengatasi perspektif individualistik yang masih ada. Untuk maksud itu, para bapak sinode berulang kali meminta pembaruan dalam pelatihan para imam, diakon, katekis dan pekerja pastoral lainya lebih banyak melibatkan keluarga-keluarga.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah
Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup
Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan
“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja
Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman
​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup
Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:37 WITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Sabtu, 12 September 2026 - 08:08 WITA

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 5 September 2026 - 07:38 WITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:36 WITA

Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:36 WITA

Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman

Berita Terbaru

BERITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:37 WITA

Iman & Gereja

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 08:08 WITA

BERITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 07:38 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!