Kebijakan Gereja Katolik dalam Pembanguan Hidup Berkeluarga (1)

Mukjizat Perkawinan - Oleh RD. ANSELMUS LEU - Komisi Keluarga Keuskupan Agung Kupang

- Editor

Selasa, 10 Juni 2025 - 00:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga - Hasil AI

Keluarga - Hasil AI

3. Mendampingi Pasangan Suami-istri dalam Tahun-tahun Pertama Perkawinan

Tahun-tahun pertama perkawinan merupakan masa yang sangat penting dan peka. Pada masa itu pasangan suami-istri menjadi semakin  sadar akan tantangan-tantangan dan makna kehidupan perkawinan. Maka, mendesak adanya pendampingan pastoral berkelanjutan setelah perayaan Sakramen Perkwinian (Familiaris Consortio, Bagian III).

Dalam pelayanan pastoral ini sangat pentinglah kehadiran pasangan-pasngan yang lebih senior dan berpengalaman.  Paroki adalah tempat yang ideal bagi pasangan yang lebih muda. Pasangan suami-istri perlu didorong untuk menerima kehadiran anak-anak sebagai anugerah Allah. Perlu didampingi agar mereka memahami:

BACA JUGA  Kemenpan-RB tetapkan Jumlah Kuota ASN 2022, Ini Rinciannya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Spiritualitas  Keluarga, doa dan kehadiran dalam Perayaan Ekaristi Hari Minggu, agar pasangan suami-istri  dapat dianjurkan bertemu secara teratur untuk menumbuhkan hidup rohani mereka.
  • Liturgi yang bermakna, praktik-praktik dovosional dan Ekaristi yang dirayakan untuk  keluarga, khususnya pada Ulang Tahun Perkawinan,

Inilalah cara yang terbaik untuk mengembangkan evangelasi melalui keluarga.

BACA JUGA  Wapres Ma'ruf Resmikan Masjid Istiqlal di Jepang

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!