Kado HUT RI ke-80: Presiden Prabowo Naikkan Insentif Guru dan Revitalisasi 13.763 Sekolah

- Editor

Kamis, 7 Agustus 2025 - 01:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kado Presiden untuk Guru, Bukti Nyata Peningkatan Kualitas Pendidikan

Jakarta, matatimor.net — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan serangkaian program strategis bertajuk “Kado dari Presiden untuk Para Guru”.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, memimpin langsung peluncuran program tersebut. Acara ini turut dihadiri pimpinan lembaga pemerintah, kepala daerah, serta para pemangku kepentingan pendidikan dari seluruh Indonesia.

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemerintah bertekad menghadirkan pendidikan yang inklusif, adil, dan bermutu untuk seluruh rakyat Indonesia. Ia menilai guru sebagai pilar utama dalam mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam membangun SDM unggul.

BACA JUGA  Polsek Tastim & Unsur TNI-AD PLBN Motaain Amankan Misa Arwah

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Guru adalah garda terdepan. Maka negara harus hadir penuh untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas mereka,” ujar Mu’ti, Rabu (6/8/2025).

Pemerintah Revitalisasi 13.763 Sekolah

Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp16,9 triliun untuk merevitalisasi dan merenovasi 13.763 sekolah di berbagai wilayah. Jumlah ini naik 32,4 persen dibanding tahun lalu. Program ini juga membuka lapangan kerja bagi lebih dari 422 ribu tenaga lokal.

Di sisi lain, Kemendikdasmen juga mempercepat digitalisasi pendidikan dengan menyediakan Interactive Flat Panel (IFP) ke berbagai sekolah. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih interaktif dan modern.

“Revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran menjadi bukti nyata bahwa Presiden serius meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh,” tegas Mu’ti.

Penyaluran Tunjangan dan Insentif Guru Lebih Cepat dan Tepat

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menjelaskan bahwa sejak Maret 2025, pemerintah telah menyalurkan tunjangan profesi guru langsung ke rekening masing-masing guru setiap bulan. Hingga 5 Agustus 2025, penyaluran ini telah menjangkau 97,4 persen atau 1.438.029 guru.

BACA JUGA  Gubernur NTT ajak Gereja Hadirkan Iman yang Berbuah Nyata

Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif Rp300.000 per bulan kepada 341.248 guru non-ASN selama tujuh bulan, dengan total dana Rp716 miliar. Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) juga menjangkau 253.407 pendidik PAUD nonformal, dengan besaran yang sama selama dua bulan.

12.500 Guru Ikuti Program S1 Melalui Skema RPL

Kemendikdasmen meluncurkan program afirmasi akademik bagi 12.500 guru yang belum memiliki gelar S1 atau D4. Melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), para guru dapat menempuh dua semester pembelajaran di 112 perguruan tinggi mitra.

“Saat ini, lebih dari 7.000 guru sudah mendaftar. Kami mendorong 5.500 guru lainnya agar segera mendaftar agar bisa mengikuti pendidikan tahun ini juga,” kata Suharti.
“Setelah lulus S1, mereka bisa melanjutkan ke pendidikan profesi guru dan berhak menerima tunjangan profesi.”

Pelatihan Guru untuk Hadapi Tantangan Zaman

Dalam rangka meningkatkan kapasitas guru menghadapi tantangan pendidikan modern, Kemendikdasmen menyelenggarakan berbagai pelatihan di bidang deep learning, coding, kecerdasan buatan (AI), bimbingan konseling, kepemimpinan sekolah, hingga pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, Math).

BACA JUGA  Tokoh Lintas Agama Sampaikan Aspirasi Umat kepada Presiden Prabowo

Pemerintah membiayai program ini dengan dukungan APBN dan partisipasi masyarakat. Suharti menekankan bahwa negara hadir dan berpihak pada para guru.

“Ketiga program ini menunjukkan kepedulian nyata Presiden Prabowo dalam memperkuat profesi guru dan menciptakan pendidikan bermutu untuk semua,” tutupnya.

Tokoh Nasional Hadiri Peluncuran

Acara peluncuran ini turut menghadirkan berbagai tokoh penting, seperti Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Saifudian, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, dan Gubernur Banten Andra Soni. Hadir pula para rektor, kepala dinas pendidikan provinsi, serta organisasi penyelenggara pendidikan dari berbagai daerah.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!