Akibat Bencana Alam Di Kabupaten Belu Komonitas Dokter Crosborder Indonesia Bersama Keuskupan Atambua Menyambangi Korban di Nanaet Duabesi

- Editor

Minggu, 12 Maret 2023 - 05:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rasa kemanusiaan menuntun langkah Kedua Komonitas Dokter Crosborder Indonesia (KMKI) bersama Keuskupan Atambua kembali menyambangi korban bencana alam di Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada sabtu, 11/03/2023

Diketahui kedua komunitas tersebut menyambangi dan menyerahkan bantuan untuk korban bencana alam berupa sembako dan pakaian layak pakai kepada korban di wilayah Nanaet Duabesi

” apa yang kita berikan semoga bisa bermanfaat dan bisa mengurangi beban daripada saudara – saudara kita ini,” terang perwakilan dari tim dua komunitas, dr.Corilina Oematan.

BACA JUGA  YRPI - NTT Menyerahkan Sejumlah Sembako Bagi Seorang Lansia di Tasbar-Belu

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan sosial yang diberikan, lanjutnya diterima secara simbolis oleh Camat Nanaet Duabesi Vinsen Mau, selanjutnya tim dokter bersama jajaran dua Komunitas langsung bertolak menujuh sasaran.

Disampaikan dr. Corilina, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat yang dinilai sangat membutuhkan.

” sebelumnya kami sudah menyalurkan bantuan kepada korban longsor di Kecamatan Lamaknen selatan dan hari ini kami kembali menyalurkan bantuan di Laktutus, bantuan ini selain dari sumbangan para dokter dan juga berasal dari open donasi yang sudah kami lakukan”jelasnya.

BACA JUGA  Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20!

Pada kesempatan yang sama, Camat Nanaet Duabesi, Vinsen Mau menyampaikan rasa terima kasih kepada tim dokter dan Komunitasnya dengan meluangkan waktu dan kesempatannya dalam menyambangi korban bencana alam di Wilayah kerjanya.

” kami berterimah kasih kepada Komuitas dokter Crosborder dan KMKI yang sudah peduli dengan masyarakat kami, sekiranya ini dapat membantu warga kami yang terlimpa musibah ini” ungkapnya.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Berita Terbaru

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

Gambar oleh Del Neonub

Iman & Gereja

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:11 WITA

error: Content is protected !!