Manfaat Membacakan Dongeng Untuk Anak

 Seiring perkembangan teknologi, kegiatan mendongeng saat ini nyaris terlupakan. Padahal, banyak manfaat yang bisa didapatkan anak-anak saat mendengarkan dongeng yang dibacakan oleh orang tuanya. 

Salah satunya, dapat merekatkan hubungan orang tua dan anak. Selain itu, menurut psikolog Monica Sulistiawati, Mpsi, CHt, CGA, mendongeng juga memiliki banyak manfaat lain, diantaranya:  

Perkembangan kognitif 

Untuk dapat memperluas pengenalan objek seorang anak, pada saat mendongeng, gunakan alat peraga misalnya buku bergambar. Dengan begitu, anak bisa melihat bentuk dari tokoh yang diceritakan dalam dongeng. 

Selain itu, dongeng juga dapat menambah wawasan. Melalui kisah-kisah dongeng, anak mendapatkan berbagai informasi. Anak juga dapat mempelajari sebab akibat serta belajar menganalisa. 

Baca Juga  Buku Pedoman K13 PAUD

Melalui dongeng juga, pemikiran anak menjadi lebih baik, lebih kritis dan cerdas. Anak juga bisa memahami hal mana yang perlu ditiru dan tidak boleh. 

Perkembangan sosial dan emosional 

Dari kegiatan mendongeng, kita bisa menyelipkan ajaran norma-norma seperti sosial, agama dan sopan santun. Tidak hanya teori, tapi ajarakan secara langsung bagaimana melakukannya. 

“Anak-anak cenderung mempunyai kesulitan dalam mempelajari nilai-nilai moral dalam kehidupan. Dengan dongeng anak-anak maka kita bisa memberikan contoh melalui tokoh dalam cerita yang kita dongengkan,” jelasnya. 

Baca Juga  ANALISIS ALOKASI WAKTU BAHASA INDONESIA

Memperat ikatan anak dan orang tua 

Kesibukan orang tua kerap kali membuat komunikasi anak dan orang tua kurang intensif. Dengan mendongeng, orang tua berdekatan secara intim, komunikasi efektif pun berjalan dengan baik. 

Mengembangkan Daya Imajinasi Anak 

Dunia anak adalah dunia imajinasi. Anak memiliki dunia sendiri dan tak jarang mereka berbicara dengan teman khayalannya. Dengan daya imajinasi yang masih sangat bagus ini, maka orang tua harus bisa mengarahkannya ke arah yang positif dan tetap terkontrol. 

Anak yang kurang imajinasi bisa berakibat pada pergaulan yang kurang, sulit bersosialisasi atau beradaptasi dengan lingkungan yang baru. 

Baca Juga  Soal Ujian Semester Kelas VIII Bahasa Indonesia k13

Meningkatkan Keterampilan dalam Berbahasa 

Dongeng merupakan stimulasi dini yang mampu merangsang keterampilan berbahasa pada anak-anak.

Kisah-kisah dongeng yang mengandung cerita positif tentang perilaku membuat anak-anak menjadi lebih mudah dalam menyerap tutur kata yang sopan. 

Menurut Monica, dari segi perkembangan bahasa, anak yang sering mendengarkan orang tuanya mendongeng maka perkembangan linguistiknya lebih meningkat dibandingkan anak yang tidak poernah didongengkan. 

Membangkitkan Minat Baca Anak 

Dengan memberikan cerita dongeng pada anak-anak, mereka akan tertarik dan penasaran untuk mencari tahu. Inilah dimana keingian untuk membaca semakin meningkat. (Bunga Kusuma Dewi).

Sumber: https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost/xview&id=1019

4 views
error: Content is protected !!