Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang utang di RSUD Prof. W.Z Yohanes Kupang sebesar 1 M Lebih.

- Editor

Sabtu, 15 Juni 2019 - 18:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Voicetimor.comKabupaten Kupang|NTT

Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur  hingga tahun 2019 ini belum  membayarkan uang klaim Jaminan Kesehatan Kabupaten Kupang (JK3) dari rumah sakit umum Prof. W.Z Yohanes Kupang Sebesar 1 miliar lebih.

 Hal ini terkuak pada saat dilakukan pertemuan antara Wakil Bupati Kupang, Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, BPJS Kabupaten Kupang, pihak Rumah Sakit Umum  Naibonat, Rumah Sakit  Siloam, dan Unicef. Pada Jum’at 14/06/19 bertempat di ruang pertemuan dinas kesehatan Kabupaten Kupang.

Menurut kepala sub kebendaharaan Rumah Sakit Umum Prof. W.Z Yohanes Kupang  Banda Kama pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang belum membayar utang kepada pihak rumah sakit. Utang tersebut bersumber dari pasien rujukan asal Kabupaten Kupang yang mengunakan Kartu Jaminan Kesehatan Kabupaten Kupang  (JK3) untuk mendapatkan rawat inap serta dana lainnya yang di tagih selama ini terhitung tahun 2018.

BACA JUGA  Kapolsek Tastim Pimpin Langsung Penggrebekan Judi Sabung Ayam

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu dia berharap agar dengan pertemuan tersebut persoalan utang piutang Dinas Kesehatan dan Pihak Rumah Sakit  Prof. W.Z Yohanes Kupang bisa diselesaikan demi terjalinnya kerja sama yang baik.

Walaupun dia tidak sempat merincikan satu persatu tagihan, namun dia mengaku jika secara keseluruhan utang Dinas Kesehatan pada RSUD prof. W.Z Yohanes Kupang Mencapai 1 miliar lebih.

” Kami selaku pihak Rumah Sakit Umum Prof.W.Z Yohanes Kupang berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang bisa segera membayarkan utang kami sehingga pelaksanaan pelayanan tidak terhambat” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, kepala dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dr. Robert Amheka berjanji di depan Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe dan juga peserta yang hadir untuk segera melunasi utang dinas kesehatan Kabupaten Kupang.

Dia bahkan langsung memerintahkan bendahara dinas kesehatan untuk secepatnya memproses pembayaran yang diajukan oleh pihak RSUD Prof.W.Z Yohanes Kupang.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Adventus II

Sementara Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe dalam arahannya meminta supaya pihak Dinas kesehatan Kabupaten Kupang bisa secepatnya membayarkan utang piutang tersebut sehingga tidak menghambat pelayanan pada Rumah Sakit Umum Prof. W.Z Yohanes Kupang.

” Saya harap seusai pertemuan ini pak Banda bisa langsung bertemu dengan bendahara Dinas kesehatan untuk menyelesaikan semua tagihan”pintanya

Manafe juga memberikan penguatan kepada pihak RSUD untuk tidak cemas karena semua utang Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang pasti akan di lunasi. Oleh karena itu dia mengharapkan supaya pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Kupang yang di Rujuk ke Rumah sakit  Prof.W.Z Yohanes Kupang bisa di layani dengan baik dan nyaman.

“pak Banda jangan kwatir soal utang dinas kesehatan, karena pasti akan dibayarkan. Kalau pak Robert yang utang secara pribadi pasti urusannya beda, namun kalau dinasnya yang utang sudah pasti utang akan dibayar karena pembayaran utang ini menggunakan uang negara ya. Saya minta supaya rakyat saya jangan dipersulit di sana hanya gara- gara administrasi” jelasnya.

BACA JUGA  HARI JADI KE-76 POLISI MILITER TNI ANGKATAN UDARA

“harapan saya pihak rumah sakit Prof.W.Z Yohanes Kupang tetap memberikan pelayanan yang baik bagi kesehatan rakyat kabupaten Kupang yang di rujuk ke sana secara baik dan nyaman” tambahnya.

Dia juga mengajak pihak rumah sakit baik Rumah sakit umum Naibonat, Rumah sakit Prof.W.Z.Yohanes Kupang  dan Rumah Sakit Siloam Kupang untuk mengedapankan pelayanan yang baik bagi kesehatan masyarakat agar bisa menciptakan kesehatan bagi pasien yang di rawat.

Jerry juga menegaskan supaya pasien harus diutamakan pelayanan kesehatannya dibandingkan dengan administrasi.

“utamakanlah pelayanan kesehatan untuk menyelamatkan nyawa pasien  soal administrasi urusan ke dua” pungkasnya.(Man)

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!