Bupati Malaka Mutasi Tenaga Auditor Inspektorat Tanpa Kajian Logis-Analisis

- Editor

Sabtu, 15 April 2023 - 00:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaka, 15/04/2023, News.Matatimor – Net; Bupati Malaka lakukan Mutasi terhadap dua Tenaga Auditor Inspektorat Malaka tanpa Kajian logis dan Analisis beban kerja Instansi.

Dilansir dari media radarmalaka.com bahwa Mutasi terhadap dua Tenaga Auditor tersebut dilakukan secara mendadak tanpa alasan. Hal ini membuat publik bertanya-tanya.

Menanggapi hal itu, Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Malaka bahwa kebijakan Bupati Malaka tersebut dinilai sangat keliru karena sesuai dengan hasil audiensi PMKRI Cabang Malaka bersama Inspektorat Malaka tertanggal 13 Maret 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Florida Tahu Bitin Berek, Sekertaris Jendral PMKRI Cabang Malaka Periode 2022/2023 saat dikonfirmasi media ini menerangkan bahwa Mereka (PMKRI) Malaka telah beraudiensi dengan Inspektorat Malaka tertanggal 13 Maret 2023 lalu terkait 100 hari Kerja Bupati Malaka. Dan sempat dikeluhkan oleh Kepala Inspektur Inspektorat Malaka bahwa di Kantornya kekurangan tim/Tenaga auditor.

“Waktu itu, kami sudah audiens dengan Inspektorat Malaka, dan kepala Inspektur sempat mengeluh soal tenaga auditor yang tidak cukup, sehingga misi 100 hari kerja Bupati Malaka itu sebagian saja yang terealisasi,” Terang Sekertaris Jendral yang Kerab disapa Ida Bitin itu saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp pada 14 April 2023.

BACA JUGA  Pengajuan Kuota Guru ASN-PPPK 2022 Meningkat 143 Persen

Senada dengan itu, Marsela Makleat, Presidium Pendidikan dan Kaderisasi yang waktu itu ikut hadir dalam kegiatan Audiens tersebut juga membenarkan bahwa Kepala Inspektur Inspektorat Malaka benar, mengeluh terkait tenaga auditor yang tersedia di Inspektorat Malaka yang tidak cukup sehingga beberapa desa tidak sempat diaudit oleh inspektorat Malaka.

“Kepala Inspektur Inspektorat Malaka keluhkan ketidakcukupan tim Auditor. Kegiatan Audiens tersebut tidak diberitakan karena ada berbagai pertimbangan dan permintaan yang disampaikan oleh Kepala Inspektur Inspektorat Malaka,” Ujar Sela Makleat.

Sedangkan Yasintus Aryanto Opat, Presidium Gerakan Kemasyarakatan mengkritisi kebijakan Mutasi yang dilakukan oleh Bupati Malaka. Dirinya menandaskan bahwa Kebijakan Mutasi yang dilakukan oleh Bupati Malaka terhadap dua Tenaga Auditor itu tanpa kajian logis dan Analitis.

“Kami menilai bahwa kebijakan bupati ini tanpa kajian logis dan Analisis, Karena Lembaga Inspektorat Malaka saat ini kekurangan tenaga Auditor, Nah justru Bupati Mutasi lagi dua Tenaga Auditor. Hal ini menyebabkan kinerja Inspektorat terganggu, hingga Misi pemberantasan korupsi di kabupaten Malaka pun tidak tuntas,” Tandas Yanto Opat, Ketua Senat Mahasiswa STKIP Sinar Pancasila itu.

Yanto pun menambahkan, seharusnya bupati lebih fokus kepada program kerja yang sampai hari ini belum tuntas dikerjakan. Agar masyarakat kabupaten malaka benar-benar tersentuh dengan program kerja yang telah dicanangkan dalam visi, misi dan program kerja.

BACA JUGA  Polsek Tasifeto Timur Lakukan Operasi Pasar Penyaluran Minyak Tanah

“Seharusnya,” Tambah Yanto, “Bupati tidak boleh mutasi Tim Auditor yang sudah sekian lama bekerja di Inspektorat. Data Tenaga Auditor yang disampaikan kepala Inspektur Inspektorat Malaka saat Audiens Kala itu, kurang.

“Inpektorat masih kekurangan tenaga kerja auditor. Pemikiran bupati ini sudah terbalik menurut saya. Karena lembaga Inspektorat sekarang butuh 60 tenaga auditor untuk memberantas korupsi dan saat ini mereka memiliki 45 orang tenaga auditor saja, lalu menapa bupati harus mutasikan 2 auditor ini,” Tambah Yanto.

Seharusnya, Bupati lebih fokus kepada Program Kerja yang belum terealisasi dan belum tuntas dikerjakan, Ketus Yanto Opat.

“Sehingga,” Lanjut Yanto Opat, “saat tiba akhir masa jabatannya, tidak ada kesan dari Masyarakat bahwa program kerja tersebut hanya retorika politik tanpa realisasi,” Ketus Yanto.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Natalia Ketmoen, Ketua Presidium PMKRI Cabang Malaka, Periode 2022/2023. Ia, Natalia Ketmoen mengatakan bahwa sudah tentu kebijakan bupati ini tanpa kajian. Dia Natalia Sebagai Ketua Presidium yang turut hadir dalam Audiensi pada tanggal yang diuraikan di atas.

BACA JUGA  Begini Tanggapan Kades Renrua di Belu terkait Dugaan Korupsi dana Bumdes

“Sudah pasti Kepala Inspektur Inspektorat Malaka Malaka mengeluh waktu itu. Kok hari ini bupati main mutasi saja, baru pake mendadak lagi, Mutasi dua tenaga auditor di Inspektorat oleh Bupati Malaka perlu dipertanyakan ditengah upaya Pemerintah dalam hal pemberantasan korupsi sesuai dengan Misi unggulan Bupati dan Wakil Bupati Malaka dengan Tagline SN-KT,” Ketus Natalia.

Lanjut Natalia, “Kajian apa yang dipakai Bupati sampai harus memutasikan dua tenaga Auditor di inspektorat Malaka, padahal dalam tugas auditor, mereka masih sangat kekurangan tenaga untuk membantu mengaudit.”

Bupati harus Fokus dengan pengadaan Brand Beras Nona Malaka, yang hingga detik ini sudah hilang jejak juga labelnya di pasaran tersebar kabupaten Malaka

Menurut Natalia Ketmoen, Bupati harus lebih berupaya untuk menyukseskan program kerja bukan obrak-abrik pemerintahan dan mencari sensasi di media sosial dengan isu yang tidak berbobot.

“Menurut saya, sejauh ini, Bupati Malaka lebih sibuk cari sensasi di media sosial dibanding urus program kerja yang belum selesai, yang lebih fatal, bupati Malaka mengobrak-abrik pemerintahan dengan kebijakan Mutasi tanpa kajian logis,” Pungkas Natalia.

Penulis : Theo Kiik
Editot. : Vicente de Deus

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Berita Terbaru

Kotbah Katolik Minggu Paskah V - Gambar Komsos Paroki Camplong

MATA BERITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

error: Content is protected !!