Bendungan Manikin Yang Tengah Dibangun Kementerian PUPR Akan Rampung Awal 2024

- Editor

Jumat, 7 Oktober 2022 - 15:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi – Matatimor.net – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Bendungan Manikin di Desa Kuaklalo, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dilansir dari laman resmi Kementerian PUPR, Jumat (7/10/2022), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau pembangunan Bendungan Manikin di Kecamatan. Taebenu Kabupaten Kupang, NTT, Jumat (30/9) memberikan sejumlah pesan kepada kontraktor dan konsultan pengawas proyek Bendungan Manikin.

Hal tersebut merupakan upaya percepatan pembangunan infrastruktur bendungan yang ditargetkan rampung pada tahun 2024.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Foto : Laman Kementrian PUPR saat meninjau Pembangunan Bendungan Manikin (Facebook)

Agar pembangunannya cepat selesai, Menteri Basuki meminta kontraktor untuk melakukan sejumlah langkah.

BACA JUGA  Polisi Yang Tembak Mati Buronan di Belu Ditahan di Polda NTT

Pertama adalah dengan melakukan pekerjaan konstruksi secara paralel di semua bagian bendungan.

“Tidak perlu sekuensial atau menunggu satu bagian selesai baru dikerjakan bagian lainnya,” kata Menteri Basuki.

Kedua adalah untuk segera menyusun langkah teknis penyelesaian terowongan dan bagian inti tubuh bendungan sesuai kondisi lapangan.

Selain itu, Menteri Basuki juga meminta detail pembuatan drainase pengamanan lereng-lereng di semua bagian bendungan pencegah longsor untuk dipetakan.

“Prediksi BMKG saat ini sudah masuk musim hujan, untuk itu tolong drainasenya dipetakan secara detail,” tambah Menteri Basuki.

Tidak kalah penting, Menteri Basuki berpesan agar pembangunan bendungan harus menjaga kondisi alam sekitar.

BACA JUGA  Diduga, Polsek Wedomu bebaskan Terduga Pencurian Ternak

Ini mencakup pengurangan penggalian atau pengupasan tebing yang tidak diperlukan, serta penghijauan di beberapa bagian dengan tanaman endemik Kupang.

Untuk diketahui, Bendungan Manikin merupakan salah satu dari tujuh bendungan yang dibangun pada periode 2015 hingga 2024.

Bendungan dengan kapasitas tampung 28,2 juta meter kubik ini direncanakan dapat memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian seluas 310 hektar di Kabupaten Kupang.

Bendungan Manikin juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku sebesar 700 liter per detik untuk Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,13 megawatt (MW) dan pengendalian banjir 169,45 meter kubik per detik.

BACA JUGA  a Love Story by : Amelia Q

Konstruksi Bendungan Manikin mulai dikerjakan pada 2019 melalui 2 paket pekerjaan senilai Rp 1,9 triliun.

Paket I dikerjakan kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya (Persero) Tbk-PT Adhi Karya (Persero) Tbk-PT Jaya Konstruksi (KSO) dengan nilai kontrak Rp 1,023 triliun.

Untuk Paket II senilai Rp 905,2 miliar dilaksanakan oleh kontraktor PT PP (Persero) Tbk-PT Ashfri Putralora-PT Minarta Dutahutama (KSO).

Untuk paket I saat ini progres konstruksinya sebesar 31,79 persen dan paket II sebesar 44,41 persen.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

error: Content is protected !!