Bencana Badai Seroja Telah Berlalu, Rumah Stimulan Bagi Korban Di Desa Tasain Kabupaten Belu Mangkrak.

- Editor

Rabu, 22 Maret 2023 - 12:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, 22/03/2023 News.Matatimor – Net : Sejumlah rumah stimulan bagi warga korban bencana seroja yang terjadi di tahun 2021 silam salah satunya di wilayah Desa Tasin, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu hingga ini saat belum di huni.

Sesuai pantauan awak media, dari jumlah 21 unit rumah baik itu kerusakan berat, sedang maupun ringan yang seharusnya sudah di selesaikan ternyata hingga kini ada yang belum dihuni akibat ditinggalkan tukang atau pekerja.

Rosalinda mako, salah satu penerima manfaat di RT 007, Dusun Motamaro, Desa Tasain, kepada media ini menuturkan rumahnya belum diselesaikan karena tukang sudah pergi tanpa pengetahuannya.

BACA JUGA  Ini Yang Dilakukan Tiga Komonitas di NTT Terhadap Korban Bencana Longsor di Kabupaten Belu

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begini pak, rumah ini dapat Rp. 50 juta tetapi rumah ini sekarang pak bisa lihat sendiri lantai tidak ada, pintu tidak bisa tutup karena kosennya bengkok, tembok juga miring dan sekarang tukang sudah pergi. Jelasnya

Awalnya tukang minta uang ongkos tetapi saya bilang tunggu nanti jual hasil dulu baru kasih tambah, tetapi diam – diam dia su hilang sampai sekarang jadi kami masih tinggal di rumah lama ini.ujarnya dengan sedih.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa Ke-26

Tembok miring, lalu pak bisa lihat sendiri ada yang sudah retak kembali sementara kami belum tinggal. Dan nanti terpaksa kami harus jual ternak untuk bisa lanjut lagi biar kami bisa masuk sudah. Tambah Rosalinda

Salah satu sumber yang tidak ingin identitasnya dipublikasikan, kepada media ini mengaku jika beberapa rumah itu sudah ditinggal pergi tukang atau pekerja.

BACA JUGA  Begini Suasana Terkini Pasar Tradisional Halilulik-Belu

Tukang sudah pergi lama tanpa diketahui apa alasannya. Dan sebagai masyarakat kecewa lihat sesama yang sudah jadi korban akibat bencana seroja malah rumah yang seharusnya sudah ditempati oleh penerima manfaat tetapi malah mereka sampai sekarang tinggalnya di rumah darurat yang ada.

Hingga berita ini terbitkan, penulis masih menelusuri pihak – pihak terkait untuk dikomfirmasi.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

error: Content is protected !!