Banyak Manfaatnya, Pemerintah Lanjutkan Program Kartu Prakerja hingga 2023

- Editor

Jumat, 17 Juni 2022 - 21:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, matatimornews via InfoPublik – Sejak dicanangkan Program Kartu Prakerja pada Februari 2019 silam, program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) itu terus berjalan dengan baik, didukung oleh kerja sama lintas kementerian dan berbagai mitra ekosistem.

Karena itu, pemerintah berkomitmen melanjutkan program itu hingga 2023.

Dalam dua tahun pelaksanaannya, kini, Program Kartu Prakerja telah mencapai gelombang ke-33, dengan lebih dari 12.8 juta penerima manfaat yang tersebar di 514 kabupaten/kota se-Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), kunci kemajuan negara adalah SDM, bukan sumber daya alam (SDA)-nya. Karena percuma, sumber daya alam banyak, tapi manusianya tidak mendukung.

Upaya melakukan pelatihan sebesar itu, mencapai 12.8 juta orang dalam dua tahun, tidak mungkin dilakukan tanpa memanfaatkan platform digital.

“Program Kartu Prakerja terbukti bermanfaat kepada masyarakat sampai pelosok. Apalagi tidak ada dana insentif yang melewati pihak lain, tapi dana langsung dari Kementerian Keuangan ke penerima manfaat. Tahun depan program akan berjalan, anggaran sudah disiapkan,” kata Presiden Joko Widodo usai acara Temu Raya #KitaPrakerja di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat pada Jumat (17/6/2022).

Dalam dialog yang berlangsung ringan dan penuh gurau dengan empat alumni Program Kartu Prakerja, Presiden Jokowi menyapa Dea asal Flores, Niam asal Cirebon, Sandi asal Bogor dan Ida asal Brebes.

BACA JUGA  Terkait Aduan Masyarakat Ke Kantor Bupati Malaka, Begini Tanggapan Kepala Desa Raimataus

Presiden membagikan tiga sepeda dan satu laptop kepada keempat alumni tersebut dan memberikan jaket merah bertema G-20 yang dipakainya untuk staf operasi Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja.

Di hadapan Presiden Jokowi, Direktur Operasi Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Hengki Sihombing, menceritakan kisah singkat pembangunan platform Program Kartu Prakerja yang dimulai dari gagasan Presiden dan diwujudkan oleh dukungan banyak pihak yang percaya pada misi Program Kartu Prakerja.

“Terimakasih kepada Presiden Jokowi, Menko Perekonomian Airlangga dan bapak-ibu pejabat pemerintah lainnya atas kepercayaan yang diberikan kepada kami sehingga kami bisa berinovasi,” kata Hengki.

Dalam laporan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Komite Cipta Kerja, keberhasilan Program Kartu Prakerja menuai banyak tanggapan positif dari banyak forum internasional karena secara ilmiah mampu untuk mendorong adult learning, pemberdayaan perempuan, inklusi keuangan, pengurangan ketimpangan, pengangguran dan kemitraan multi-pihak yang merupakan pilar-pilar sustainable development goals (SDGs).

“Dalam pertemuan UNESCO di Marrakech, Maroko semalam, mereka mencari jalan untuk menghadapi tantangan masa depan ketenagakerjaan di era digital. Dari hampir seluruh negara yang memberi paparan, Program Kartu Prakerja adalah program yang paling siap dan sudah beroperasi,” kata Airlangga.

BACA JUGA  Berprestasi saat PKL, Siswi SMK 1 Kab. Kupang Langsung ditawari Kerja

Hasil survei evaluasi yang sudah dilakukan Manajemen Pelaksana sejak 2020 menunjukkan, program Kartu Prakerja inklusif karena menjangkau 3,3 persen penyandang disabilitas, 14 persen penerima yang belum tamat atau lulusan SD, 56 persen tinggal di desa, 2,9 persen Purna Pekerja Migran Indonesia, serta 49 persen perempuan. Selain itu 89 persen peserta mengatakan program ini mengalami peningkatan kompetensi, produktivitas, daya saing, dan kewirausahaan.

Lebih jauh, 30 persen penerima manfaat yang sebelumnya menganggur, sekarang sudah bekerja atau berwirausaha dan 66 persen dari penerima yang sedang mencari kerja, melampirkan sertifikat Kartu Prakerja saat melamar pekerjaan.

Program Kartu Prakerja telah mendapatkan apresiasi dari lembaga pembangunan seperti berbagai lembaga dalam dan luar negeri, antara lain Bank Dunia, ADB, UNDP, UNESCO, dan UNESCAP.

Selain itu, para peneliti dari The Abdul Latif Jameel Poverty Action Lab (J-PAL), Presisi Indonesia, Bank Dunia dan TNP2K telah menemukan bukti ilmiah dampak positif Program Kartu Prakerja. Survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik, Cyrus, lembaga riset IPSOS dan pusat studi CSIS juga menunjukkan hasil senada.

“Berbagai riset dari lembaga independen yang tidak dibiayai Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menunjukkan efektivitas program ini untuk meningkatkan ketahanan pangan, ketahanan keuangan, serta peningkatan pendapatan para penerima Kartu Prakerja,” kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Purbasari.

BACA JUGA  Sejumlah Warga Biboki Utara Menyerang Sekelompok Warga Desa Tasain Kabupaten Belu Hingga Menimbulkan Kerusakan Berat

Selain itu, rilis penelitian terbaru Bank Dunia dan TNP2K menyebut 52 persen penerima Kartu Prakerja baru kali pertama memiliki e-wallet atau uang elektronik.

“Studi-studi ilmiah itu menunjukkan bahwa Kartu Prakerja melayani masyarakat hingga lapisan terbawah,” kata Denni.

Pada Temu Raya #KitaPrakerja di Sentul, 17 Juni 2022, turut hadir Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan para pejabat eselon satu dari kementerian/lembaga yang menjadi bagian dari Komite Cipta Kerja.

Temu Raya #KitaPrakerja ini dihadiri sepuluh pemenang Kompetisi Film Pendek Kartu Prakerja beserta tiga sutradara mentor.

Acara dimeriahkan dengan penampilan Power Star Rapp, d’Masiv, stand up comedy Ephy Pae, dengan pembawa acara Ronal Surapradja dan Astrid Tiar.Temu Raya #KitaPrakerja dengan Presiden Jokowi terselenggara berkat dukungan BNI, BCA, Tokopedia, Bukalapak dan berbagai mitra lain dalam ekosistem Prakerja, baik platform digital, lembaga pelatihan, mitra pembayaran, job platform, serta perguruan tinggi.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!