Anak ini ditentukan Bagi Kejatuhan Israel – Kotbah Katolik Minggu Biasa IV

- Editor

Jumat, 31 Januari 2025 - 23:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotbah Katolik Minggu Biasa IV

Anak ini ditentukan bagi kejatuhan Israel – Oleh Rm. Chris Taus – Paroki Sta. Helena Lili – Camplong.

Matatimor.net (Komsos Sta. Helena) – Setiap tanggal 2 Februari (40 hari setelah perayaan kelahiran Yesus) gereja merayakan Pesta Yesus di -persembahkan di Bait Allah.

Suatu peristiwa penting dalam kehidupan Yesus sebagai seorang anak yang lahir di tengah keluarga/masyarakat Yahudi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yosef dan Maria sebagai satu keluarga Yahudi yang taat, membawa Yesus ke Bait Allah untuk mempersembahkanNya kepada Allah menurut Taurat Musa.

Maria dan Yosef sangat memperhatikan segala hal sebagau tuntutan Taurat seperti:

  1. Yosef dan Maria memberi nama: YESUS/Yehosua /Penyelamat. Sesuai yang disampaikan Malaikat kepada Maria, sebelum Ia mengandung Yesus dalam rahimnya.
  2. Setelah 8 hari kelahiranNya,Yesus di sunat sebagai syarat Anggota baru Israel/Yahudi.
  3. Setelah 40 hari kelahiranNya sebagai saat pentahiran Maria & Yosef membawa Yesus ke Bait Allah untuk mempersembahkan/mengkhususkanNya bagi Allah. Karena semua anak laki-laki sulung harus di-luruskan bagi Allah dengan kewajiban membawa persembahan untuk kurban.
BACA JUGA  Kotbah Minggu 11 September 2022 Minggu Biasa XXIV

Ada 2 hal penting dalam peristiwa ini :

1. Maria dan Yosef

Mari dan Yosef adalah Keluarga yang TAAT. Mereka tidak saja membesarkan anak ini dalan keluarga, tetapi mereka menuruti segala tuntutan Taurat: bahwa Kitab Suci menulis: ketika genap waktu pentahiran (40 hari setelah kelahiran) Maria dan Yosef membawa kanak-kanak Yesus ke Bait Allah untuk mempersembahkan kepada Allah seperti tertulis dalam kitab Taurat (Luk,2,22-23,) dengan membawa persembahan untuk kurban yaitu sepasang burung tekukur dan 2 ekor anak merpati.

    BACA JUGA  Kotbah / Renungan Katolik Minggu Biasa VII

    Dari persembahan “HANYA” ini maka bukti Yosef & Maria adalah keluarga yang miskin bukan uang emas, lembu dll, seperti keluarga-keluarga kaya.

    2. Simeon dan Hana

    Injil menulis bahwa di Yerusalem ada seorang nabi bernama Simeon. Ia orang saleh dan menantikan penghiburan bagi Israel. Ia tidak akan berpulang/mati sebelum ia melihat keselamatan yang datang dari Allah.

    Atas dorongan Roh Kudus, ia datang ke bait Allah. Ketika Maria dan Yosef membawa Yesus ke dalam Bait Allah, Simeon menyambut anak itu dan memuji Allah.

    Sekarang Tuhan perkenankanlah hambamu berpulang dalam Damai sejahtera sebab mataku telah melihat keselamatan yang Engkau sediakan bagi segala bangsa.

    BACA JUGA  Jangan Takut! Sekarang Engkau Akan menjadi Penjala Manusia

    Yosef dan Maria sangat heran akan segala perkataan tentang Yesus. Simeon memberkati mereka dan berkata kepada ibuNya, sesungguhnya anak ini DITENTUKAN BAGI KEJATUHAN DAN KEBANGKITAN ISRAEL, DAN SATU PEDANG AKAN MENEMBUSI JIWAMU.

    PESAN IMAN.

    1. Ada tradisi Kristiani bahwa anak yang lahir ketika berumur 40 hari hendaknya orang tua membawa masuk gereja, untuk mendapat pemberkatan.
    2. Kita mengenang Peristiwa Yesus di persembahkan di Bait Allah dalam doa rosario suci sepanjang masa dalam peristiwa gembira yang ke 4.
    3. Peristiwa ini juga kita kenang peristiwa kedukaan pertama dari 7 peristiwa kedukaan Bunda Maria berdukacita.

    Amen

    MINGGU BIASA 4
    PESTA YESUS DI -PERSEMBAHKAN DI BAIT ALLAH
    I:Maleakhi ..3,1-4
    Luk2,22-40

    Facebook Coment

    Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

    Berita Terkait

    Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
    Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
    Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
    Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
    Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
    Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
    Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
    Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan
    Berita ini 17 kali dibaca

    Berita Terkait

    Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:31 WITA

    Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

    Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:05 WITA

    Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

    Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

    Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

    Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

    Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

    Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

    Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

    Berita Terbaru

    Gambar oleh Komsos Sta. Helena

    Iman & Gereja

    Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

    Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

    Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

    BERITA

    Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

    Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

    Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

    Iman & Gereja

    Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

    Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

    Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

    PENDIDIKAN

    Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

    Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

    error: Content is protected !!