Homili Minggu Paskah III Oleh Rm. Chris Taus, Pr – Paroki Santa Helena Lili – Camplong.
Kita sudah merayakan Paskah Tuhan. Kita masih dalam suasana Paskah. Kita masih dengar kisah-kisah Injil tentang penampakan Tuhan sebagai tanda bahwa Tuhan sungguh bangkit.
Yesus menampakkan Diri pertama kepada Maria Magdalena, dan kemudian beberapa wanita dan akhirnya kepada para muridNya sendiri.
Dalam catatan Injil Yohanes, dalam kisah Injil miggu ini, tentang Yesus menampakkan Diri kepada murid-muridnya di tepi Danau Genasareth/Tiberias, dalam peristiwa penangkapan ikan yang ajaib adalah penampakan Yesus yang KETIGA KALINYA kepada para muridnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- Penampakkan yang pertama: kepada ke 11 muridNya di Yerusalem,dalam rumah yang terkunci.
- Penampakkan kedua : kepada ke 2 murid dari Emaus.
- Penampakkan yang ketiga: di tepi pantai Genasareth dalam peristiwa penangkapan ikan yang ajaib.
Kisahnya demikian: setelah hiruk pikuk dengan peristiwa kebangkitan Tuhan, para murid kembali ke seharian hidup mereka sebagai NELAYAN (banyak murid nelayan). Petrus mau pergi menangkap ikan. Para murid yang lain, Thomas Natael,dll mau ikutan Petrus. Tetapi malam itu mereka tidak menangkap ikan. Pagi-pagi Yesus berdiri di tepi pantai Danau Genasareth dan menyapa murid-murid. ADAKAH LAUK PAUK PADAMU.
Para murid menjawab: Tidak ada. Lalu Yesus memerintahkan: TEBARKAN JALAMU, di sebelah kanan perahumu, dan mereka menangkap banyak sekali ikan, sampai jala hampir koyak. Ada 153 ekor ikan besar. Melihat hal itu, murid yang dikasihi Yesus berkata: ITU TUHAN.! Petrus terjun ke dalam air dengan badan telanjang dan menjumpai Yesus. Itulah kisah penampakan Yesus ke 3x kepada para muridnya dalam penangkapan ikan yang ajaib.
PESAN IMAN:
- Kita sudah merayakan paskah dan kita kembali keseharian kita. Seperti kepada para murid yang nelayan. Yesus juga akan selalu menampakkan Diri dalam keseharian hidup kita masing, seperti sebagai petani dan lain-lain.
- Dalam hidup dan tugas apa saja dalam keseharian kita, kita terkadang kita merasa gagal dan sia-sia. Dan kita hilang harapan, dll. Namun dengan kebangkitan Tuhan, kita percaya bahwa Tuhan selalu hadir dan MEMBERIKAN KITA JALAN DAN BERKAT KEBERHASILAN YANG MELIMPAH.
- Tuhan tetap setia ada dan hadir bersama kita, ketika kita merasa sendirian, ketika kita menumui jalan buntu, dan ketika kita LELAH BERJUANG. Tuhan selalu meneguhkan kita.
- Yesus yang bangkit selalu hadir menyertai gereja, yang terus berjuang menangkap ikan sebanyak mungkin /umat untuk berkembangnya kerajaan Allah di tengah dunia ini dengan Rahmat perlindunganNya.
Yesus Kristus tetap menyertai kita sampai akhir zaman. Amen
MIGGU PASKAH 3
Kis,5,27,32-40-41
Yoh,21,1-19
Penulis : Rm. Chris Taus, Pr.
Editor : Del Neonub







