Siswa di NTT Didorong Manfaatkan Konektivitas Digital untuk Tingkatkan Kompetensi

- Editor

Sabtu, 2 Juli 2022 - 12:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MataTimorNews InfoPublik – Para siswa sekolah di Provinsi Nusa tenggara Timur (NTT) didorong untuk memanfaatkan konektivitas digital guna meningkatkan kompetensi Pendidikan mereka.

Demikian dikatakan  Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, dalam Webinar Pelatihan Fiber Optic Palapa Timur Telematika (Ruteng, Flores dan Kupang), dari Jakarta Pusat, Jumat (1/7/2022).

“Saya ingin berpesan agar anak-anakku sekalian (di Provinsi NTT) dapat memanfaatkan sebaik mungkin medium konektivitas digital yang dimiliki Indonesia untuk terus meningkatkan kompetensi dalam mata pelajaran,” ujar Menkominfo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Webinar itu dihadiri jajaran Direksi Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo, Task Force PT. Palapa Timur Telematika Wododo Y. P, serta guru dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan Santo Aloisius Ruteng, SMK Teknik Komputer dan Informatika St. Petrus Ruteng, dan SMK Negeri 1 Kupang.

BACA JUGA  Dokumen KOSP Link Download Gratis

Menurut Menteri Johnny, inovasi teknologi seperti perangkat gawai telepon selular (ponsel), laptop, dan personal computer (PC), bisa membuat guru dan siswa peserta didik di NTT terhubung dengan berbagai pengetahuan dan dunia luar.

Oleh karena itu, para siswa di NTT didorong untuk mengembangkan inovasi di bidang digital agar menjadi digital native.

“Terus berkarya dan memberikan kontribusi yang terbaik bagi nusa, bangsa, masyarakat dan keluarga. Di kabupaten masing-masing di Provinsi NTT, dimana saat ini kalian sedang belajar mencari ilmu setinggi-tingginya khususnya di bidang digital demi kejayaan negeri dan menembus cita-cita kemerdekaan kita secara konkret,” katanya.

BACA JUGA  Tanpa SK Pemberhentian dari Bupati Belu, Oknum BPD ini Diduga Sebagai Pelaksana Proyek DD.

Lebih lanjut Menteri Johnny mengatakan, saat ini Kementerian Kominfo bersama operator telekomunikasi maupun jaringan fiber optic seperti Palapa Timur Telematika, berkolaborasi membangun infrastruktur digital di seluruh Indonesia.

Dengan ketersediaan infrastruktur digital di tingkat hulu, kegiatan belajar mengajar di berbagai daerah diharapkan dapat berlangsung dengan baik, sehingga para siswa bisa menggali pengetahuan sebanyak mungkin.

“Dengan demikian bangsa kita berharap, negara berharap, masyarakat berharap, akan bermunculan para pemimpin-pemimpin baru, bermunculan generasi-generasi masa depan Indonesia dari digital native group,” tuturnya.

BACA JUGA  Laporan Kesatuan, Kapolres Belu AKBP Richo Simanjuntak Minta Dukungan Seluruh Anggota dalam Pelaksanaan Tugas

Selain itu, Menkominfo mendorong siswa dari NTT untuk memperkuat keahlian digital, seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence)analisa data besar (Big Data Analytics), dan komputasi awan (Cloud Computing) untuk meraih manfaat sebanyak-banyaknya dari perkembangan teknologi digital.

“Untuk itu perlu mempelajari keterampilan teknis seperti yang sering disebut sebagai The ABC yaitu Artificial Intelligence, Big Data Analytics, dan Cloud Computing atau komputasi awan, sembari mengembangkan karakter-karakter soft skill yang dikenal dengan 4C yaitu critical thinking, creativity, collaboration, dan communication,” tandasnya.

Foto: Zoom/Humas Kominfo

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Janji Roh Kebenaran: Penyertaan Allah yang Kekal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:58 WITA

Kotbah Katolik Minggu Paskah V - Gambar Komsos Paroki Camplong

MATA BERITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

error: Content is protected !!