Forum Guru NTT: Apresiasi Pembayaran Tunjangan Sertifikasi Tepat Waktu

Ketua Forum Guru NTT - Jusup KoeHoea

- Editor

Senin, 24 November 2025 - 23:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jusup KoeHoea - Ketua Forum Guru NTT

Jusup KoeHoea - Ketua Forum Guru NTT

Forum Guru Nusa Tenggara Timur (NTT) Jusup KoeHoea:
Apresiasi Pemerintah atas Ketepatan Waktu Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru

Kupang, [isi tanggal 25/11/ 2025— Forum Guru Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas komitmen kuat pemerintah dalam memastikan pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru (TSG) secara tepat waktu.

Menjelang peringatan Hari Guru Nasional, pemerintah kembali menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik dengan melakukan pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru Triwulan IV, yang telah ditransfer langsung ke rekening para guru di seluruh Indonesia. Langkah ini mencerminkan konsistensi kebijakan serta perhatian serius pemerintahan Prabowo–Gibran terhadap peningkatan kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan nasional.

BACA JUGA  Forum Guru NTT dorong Pemimpin Pendidikan Agar bermental CEO

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Forum Guru NTT, Jusup KoeHoea, menyampaikan bahwa pencairan tepat waktu ini memberi dampak positif bagi motivasi dan stabilitas ekonomi para guru.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Keuangan, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas kerja nyata dan komitmen kuat sehingga pencairan sertifikasi guru dapat berlangsung tepat waktu, bahkan bertepatan dengan momentum Hari Guru Nasional,” ujar Jusup KoeHoea.

Lebih lanjut, Forum Guru NTT menyampaikan harapan besar untuk tahun 2026, yaitu agar mekanisme pembayaran gaji guru di seluruh Indonesia dapat ditangani langsung oleh pemerintah pusat, sebagaimana pola pembayaran tunjangan sertifikasi saat ini. Dengan mekanisme tersebut, gaji dan sertifikasi guru diharapkan dapat dibayarkan setiap bulan secara teratur.

BACA JUGA  Agama-agama dan Kekeringan di Pulau Timor

“Jika gaji dan sertifikasi guru dapat dibayarkan langsung oleh pusat dan diterima bulanan, maka guru akan semakin tenang, fokus berinovasi, dan memiliki ruang yang lebih besar untuk meningkatkan kompetensinya. Pada akhirnya, hal ini akan mendorong terwujudnya pendidikan yang lebih berkualitas,” tambahnya.

Selain itu, Ketua Forum Guru NTT juga mengimbau seluruh guru di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak.

BACA JUGA  Definisi dan Bentuk-Bentuk Kekerasan

“Kami menghimbau seluruh guru di NTT untuk tidak berhenti berinovasi serta membangun kolaborasi yang kuat dengan pemerintah, dunia usaha dan industri, sektor swasta, maupun masyarakat. Dengan sinergi lintas sektor, pendidikan di NTT dapat berkembang lebih cepat dan lebih baik,” tegasnya.

Forum Guru NTT meyakini bahwa kerja bersama seluruh pemangku kepentingan akan memperkuat upaya pencapaian tujuan pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, sekaligus mendorong transformasi pendidikan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Berita Terbaru

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

error: Content is protected !!