Kotbah Katolik Minggu Biasa XV

- Editor

Sabtu, 9 Juli 2022 - 09:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTBAH KATOLIK MINGGU BIASA XV
oleh RD. JHON CHRIS TAUS

1Ul. 30:10-14, Kol. 1:15-20, Luk. 10:25-37

Kasih – Cintakasih merupakan pokok/inti ajaran Yesus. Karena itu Yesus menetapkannya sebagai Hukum yakni HUKUM CINTAKASIH. Mengasihi Allah dengan seluruh kekuatan diri. Ini yg pertama. Yang kedua sama dengan yg ini : mengasihi sesama seperti diri sendiri.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Pada kedua hukum ini tergantung seluruh hukum Taurat dan nabi-nabi. (Mat, 22,40) Artinya Hukum Cinta Kasih merupakan kesempurnaan hukum-hukum Tuhan.

Karena itu Hukum CINTAKASIH hendaknya menjadi pedoman arah hidup bagi setiap orang Kristen.

Jiwa dan semangat hidup orang Kristen adalah jiwa dan semangat CINTAKASIH Yesus. Setiap orang Kristen harus menjalankan CINTAKASIH Yesus ini.

BACA JUGA  Mendoakan yang Telah Pergi, Menghidupi yang Masih Ada

Kita sudah sering mendengar dan berbicara tentang Cinta Kasih ini, tetapi kurang melaksanakannya.
Injil hari minggu ini sangat hidup berbicara kepada kita tentang Cinta Kasih yang harus menyata dalam perbuatan-perbuatan yang nyata.

Yesus mengajarkan : bahwa apa yang kamu lakukan bagi salah seorang dari saudaraKu yg paling hina ini, itu kamu lakukan bagi Aku.
Bagi Yesus siapa saja yang ada di sekitar kita, adalah sesama kita, yang menjadi perhatian dari cinta kasih kita.

Sedangkan orang Yahudi punya prinsip : yang menjadi sesamaku adalah orang-orang yang sebangsa dan seagama Yahudi saja.

Di luar lingkungan Yahudi adalah orang-orang asing dan kafir.

Inilah yang membuat seorang ahli taurat bertanya kepada Yesus : Siapakah sesamaku? Ketika ia ingin memperoleh hidup yang kekal.

BACA JUGA  Renungan Katolik Minggu 29 Januari 2023

Yesus tidak langsung menjawab pertanyaan itu, tetapi Yesus menceriterakan Perumpamaan tentang ORANG SAMARIA YG BAIK HATI.

Adalah seorang turun dari Yerusalem ke Yeriko. Ia jatuh ke tangan para perampok. Ia dianiaya dan dirampok habis-habusan lalu ditinggal, kebetulan yang lewat pertama seorang imam, ia lihat tetapi ia lewat seberang jalan, dan berjalan terus. Karena ia takut najis.

Kemudian lewat juga seorang Lewi (keluarga imam) ia lihat, tetapi ia juga berjalan terus saja.
Lalu lewat seorang SAMARIA (orang asing/kafir) ia juga melihat orang ini, lalu ia TERGERAK HATI OLEH BELASKASIHAN.

Ia menolong orang ini, merawatnya dan membawanya ke penginapan, dan membayar biaya perawatannya.

Orang Samaria ini adalah orang asing/kafir, tetapi ia memiliki Hati Allah yang berbelas kasih, dengan menolong dan MEMBANTU SESAMA SECARA NYATA, tanpa perhitungkan suku agama dll, dari pada imam, dan orang Lewi yang tahu baik tentang ayat-ayat Taurat tentang mengasihi sesama seperti yang tertulis dalam kitab Ulangan,6,4-9, tetapi mereka tidak melakukannya hanya karena soal Najis dll.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Hari Raya Penampakan Tuhan

Dengan mengangkat kisah tentang orang Samaria yang baik hati, Yesus ingin mengingatkan kita untuk MENGASIHI SESAMA, SIAPA SAJA DI SEKITAR KITA, yang sakit, yang miskin, yang susah, yang berkekurang dan yang lanjut usia dll.

Nereka smua sangat membutuhkan perhatian kasih sayang kita.
Di dalam Yesus kita saling mengasihi sebagau sesama saudara.

DALAM YESUS KITA BERSAUDARA…AMEN

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup
Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah
Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII
Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas
Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita
Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari
Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah
Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:01 WITA

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:47 WITA

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:11 WITA

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:54 WITA

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Berita Terbaru

Oplus_131072

KOTBAH & RENUNGAN

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:01 WITA

Minggu Biasa XVIII

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

error: Content is protected !!