Renungan Katolik Minggu 15/01/2023

- Editor

Sabtu, 14 Januari 2023 - 06:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Rd. Jhon Chris Taus – Paroki Sta. Helena Camplong

Yohanes Pembabtis adalah nabi Perintis yang disiapkan dan diutus Allah untuk mendahului dan mempersiapkan Kedatangan Mesias yaitu YESUS KRISTUS.

Untuk misi ini Yohanes Pembabtis mempersiapkannya dengan tiga tahapan ini, yaitu : mempersiapkan JALAN BAGI TUHAN, MEMPERKENALKAN YESUS dan MEMBERI KESAKSIAN TENTANG YESUS KRISTUS ITU.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


1: Yohanes Pembabtis menyerukan jalan pertobatan di Padang gurun. Inilah suara yang berseru seru di Padang gurun, luruskan jalan bagi Tuhan, bertobatlah sebab kerajaan Allah sudah dekat ..dst.

2. Yohanes Pembabtis menunjukkan dan memperkenalkan Yesus kepada orang banyak. LIHATLAH ANAK DOMBA ALLAH YANG MENGHAPUS DOSA DUNIA.

Pernyataan ini merujuk anak domba paska yang disembelih untuk perayaan paskah Yahudi Perjanjian Lama. Sebagai Anak domba Allah, Yesus sendiri mengganti binatang anak domba Perjanjian Lama dengab DiriNya sendiri, yang biasanya orang-orabg Yahudi mempersembahkan binatang anak domba sebagau silih atas dosa. (Kel. 29:34-38).

BACA JUGA  Renungan Harian Katolik

Yesus Kristus adalah ANAK DOMBA ALLAH YANG MENGHAPUS DOSA DUNIA. Dalam Perjalanan Lama, anak domba binatang korban menjadi lambang kelembutan, gambaran Hamba Allah yang menderita yabg tanpa suara dan PENUH PENYERAHAN DIRI KEPADA KEMATIAN.

Dengan menyerahkan Diri sebagau korban yabg tak bercela di kayu Salib maka keselamatan manusia berdosa mendapat bentuknya yang nyata.

Allah menebus dosa manusia dan mendamaikan manusia dengan Allah dengan korbankan PuteraNya di kayu salib.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Prapaskah III - Rm. Jhon Chris Taus, Pr

Dengan mati di salib Yesus menebus dosa manusia.
Air dan darah yang mengalir keluar dari lambung Yesus menjadi lambang penebusan, cinta kasih dan lahirnya sakramen-sakrameb gereja.

Kita selamat berkat air dan darah yang keluar dari lambung Yesus ini. Karena darah Yesus yang tertumpah di kayu Salib memberi hidup yabg kekal.

Ketika kita menerima komuni Kudus Tubuh dan Darah Yesus kita ulang kembali kata-kata Yohanes Pembaptis ini. Lihat anak domba Allah yang menghapus dosa dunia…dst.
3. Yohanes Pembabtis memberi kesaksian tentang Yesus. Aku melihat Roh turun sepertu burung merpati, dan Roh itu turun di atasNya. Aku membabtis kamu dengan air, tetapi Dia akan membabtis kamu dengan air dan Rohkudus. Dia inilah… PUTERA ALLAH.
Akhirnya, kesaksian Yohanes Pembabtis ini bahwa Yesus Kristus itu Putera Allah, mengajak kita untuk mengenal dan mengikuti Yesus ini.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa XXIII, 04 September 2022

Yesus datang dari Allah Bapa untuk memberi kesaksian tentang Allah dan misi penyelamatan Nya, tetapi kita malah menolak dan Dia mati di Salib gegara kita menolak Nya.

Mari kita berusaha mengakui dan mengimani Yesus sebagau PUTERA ALLAH
Setiap kali kita terima komuni Kudus dalam Ekaristi Kudus kita kenang dan ingat lagi kesaksian Yohanes Pembabtis bahwa Yesus adalah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia.

Tubuh dan Darah Yesus Kristus memberi dan menjamin hidup yang kekal. Amen
Minggu Biasa 2.
Yes. 49:3.5-6
Yoh.1:29-34

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!