Ada Pesan Moral pada Laga Arab Saudi vs Argentina

- Editor

Rabu, 23 November 2022 - 12:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ada Pesan Moral dari Pertandingan Piala Dunia Arab Vs Argentina Yang Patut Diketahui

Perhelatan Pesta olah raga bergengsi yang menarik perhatian para pecinta olahraga dari berbagai kalangan dibelahan dunia ini yaitu Piala Dunia (World Cup) yang sedang berlangsung di Qatar pada selasa 22/11/2022.

Kekalahan argentina yang tertinggal dengan satu gol dari kaki pemain terbaik dunia yang sangat populer dikenal dengan nama Lionel Messi memicu kekecewaan dan juga menuai saling sindir – menyindir antar pendukung Argentina dan Arab baik secara langsung maupun di media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain kemenangan dan kekalahan dari pertandingan tersebut, namun ada hal positif lain yang dapat dilihat dan di refleksikan dalam hidup bermasyarakat.

BACA JUGA  Di Kab. Kupang, Oknum Guru SD diduga Lakukan Kekerasan Sek5ual kepada Dua Siswi

Arab merupakan salah satu negara yang berasal dari Asia yang juga tidak dapat diperhitungkan dan sangat tidak diduga akan membantai Argentina dengan skor 2-1 di hadapan para pendukung baik secara langsung maupun melalui media lain.

Banyak pendukung dari belahan dunia yang begitu semangat mendukung Argentina dengan cara masing-masing harus menerima kekalahan atas kemenangan Arab Saudi dalam pertandingan penyisihan group.

Dalam hidup sehari-hari kita sering mendukung dan membela seseorang atau kelompok tertentu dengan alasan yang berbeda-beda dan bisa juga karena trend atau tidak ingin disebut ketinggalan zaman walaupun kita tidak tahu apa lagi paham soal sepak bola.

Mendukung dan membela itu bagian dari hak setiap orang, namun kadang kita sendiri tidak menyadari akan terluka dan malun karena ikut ramai dan trend agar terlihat keren dan tidak disebut ketinggalan zaman atau kurang gaul tanpa harus tahu kebenaran yang sesungguhnya akan terjadi.

BACA JUGA  Breaking News,,Polres Belu Menggagalkan Penyelundupan Ratusan Liter Minyak Tanah Bersama Satu Unit Kendaraan Roda Dua

Kadang seseorang atau kelompok tertentu membela habis-habisan dengan ikut menghina bahkan membenci terhadap seseorang atau kelompok tertentu dalam sebuah persoalan hidup namun satu yang tidak disadari jika kita hanya akan menerima kekecewaan dan terluka karena gengsi dan egois telah membela walaupun harus menyaksikan pertandingan hanya sebuah ilusi hidup namun bukan untuk memisahkan hingga tercerai berai.

Walaupun Pertandingan sepak bola yang sengit dan masing-masing membela negaranya namun usai pertandingan ada satu hal menarik yang sering dilihat dari penghujung sebuah pertandingan itu ialah saling bersalaman dan merangkul satu sama yang lain antara para pemain dan juga pelatih masing-masing tim.

BACA JUGA  Mengenal 7 Orang Kudus yang Dikanonisasi pada Minggu 19 Oktober 2025

Hal ini menunjukan bahwa sekalipun kita harus mendukung dan membela negara atau klub masing-masing namun perlu disadari bahwa kita hanyalah penonton setia yang bergensi walaupun tidak semuanya memahami trik dan formasi dari kedua tim masing-masing dalam menghadapi laga bergensi tersebut.

Penonton itu lebih bijak dari pemain bahkan pelatih dan menager sekalipun walaupun pada akhirnya hanya tetap menjadi penonton dan penggemar menyaksikan keharmonisan dan keakraban dari perhelatan tersebut.

Pesannya : boleh membela dan mendukung namun jangan melebihi pemainnya karena pada hakekatnya kita akan tetap menjadi penonton bukan pemain.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Berita Terbaru

Kotbah Katolik Minggu Paskah V - Gambar Komsos Paroki Camplong

MATA BERITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

error: Content is protected !!