Tak Disangka Seorang Pria Di Kabupaten Belu Diduga Bunuh Diri, Usai Lakukan Ini Terhadap Istri Dan Anaknya

- Editor

Sabtu, 18 Maret 2023 - 12:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor.Net : Miris sekali, pria asal Dusun Fatara 2, RT. 001 / RE 02, Desa Dualasi Raiulun, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini mengakhiri hidup dengan cara yang tragis.

Diduga peristiwa bunuh diri ini terjadi, usai melakukan aksi Penganiayaan dengan Senjata Tajam (Sajam) terhadap Istri dan Putrinya Pada, Sabtu (18 Maret 2023) sekitar pukul 05.30 Wita.

Kasus penganiayaan dengan menggunakan barang tajam tersebut di lakukan pria berinisial GB (71) kepada istrinya berinisial DB (61) dan MF (29) yang merupakan putrinya sendiri dan selanjutnya diduga GB melakukan aksi bunuh diri.

BACA JUGA  Indonesia Berpeluang Jadi Produsen Mobil Listrik Dunia

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, DB (61) yang merupakan istri pelaku, bahwa sekitar pukul 05.30 wita  GB hendak meminta 2 buah kain adat kepada DB (61) yang merupakan istri  GB.

Setelah itu DB mencari kain adat tersebut dan hanya mendapatkan 1 buah kain adat sehingga GB memarahi istrinya DB karena kain adat hanya ada 1 buah, sedangkan menurutnya bahwa kain adat tersebut ada 2 buah.

BACA JUGA  Perjuangan Eurico Guteres Tidak Sia -Sia, 2100 Unit Rumah Bagi Warga Eks Timor - Timur Mulai Dikerjakan

Akibatnya, GB merasa emosi terhadap istrinya DB, sehingga GB langsung mengambil sebilah parang dan langsung menganiaya Istrinya ( DB ). sehingga mengalami luka robek pada telapak tangan kanan dan pinggang belakang bagian kiri.

Melihat kejadian tersebut, Anaknya pun langsung melerai Bapak dengan mamanya yang Berkelahi dengan senjata tajam tersebut.

namun GB tetap melakukan penganiayaan menggunakan parang sehingga Anaknya MF juga mengalami luka robek pada ibu jari tangan kanan dan tubuh bagian belakang sehingga mengalami pingsan.

BACA JUGA  DPC Golkar Belu terima Satu Unit Ambulans

Melihat Anaknya MF mengalami pingsan, korban GB diduga langsung melakukan aksi bunuh diri menggunakan parang dengan cara menusuk di bawah ulu hatinya hingga meninggal dunia.

Sementara Itu DB dan MF langsung dibawa ke Puskesmas Aululik Lasiolat untuk dilakukan pemeriksaan secara medis.

Hingga berita ini terbit, awak media belum melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian di Polsek setempat.***

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Berita Terbaru

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

Gambar oleh Del Neonub

Iman & Gereja

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:11 WITA

error: Content is protected !!