Waktu Adalah Dasar | Rekoleksi Keluarga Katolik

Rekoleksi untuk Keluarga Katolik - Komisi Keluarga Keuskupan Agung Kupang

- Editor

Rabu, 6 Agustus 2025 - 01:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selain melalui Perayaan Ekaristi, Allah juga memanggil suami-istri untuk bersama-Nya di dalam doa. Allah mengharapkan supaya  kita membangun relasi  dengan-Nya untuk dan demi kebaikan kita sendiri. Allah  adalah sumber segala  kebaikan dan sukacita. Allah menginginkan yang terbaik bagi kita. Betapa luar biasanya! Menjadi pertanyaan bagi kita adalah:

Apakah kita bersedia memberikan waktu bersama-Nya setiap hari, setiap minggu?

Pada kenyataannya, sebagian besar dari kita membuat banyak alasan untuk ada  bersama Allah. Kita begitu teralihkan oleh beban kehidupan kita sendiri dan semua beban yang menjadi tanggungjawab kita, sehingga kita jarang, bahkan mungkin tidak sama sekali, memberikan waktu yang cukup untuk berdialog dengan Allah di tengah kesibukan kita. Bahkan di dalam Perayaan Ekaristi, di mana kita hadir dan datang untuk menyembah Allah dan di mana Allah hadir secara khusus, pikiran kita mengembara pada banyak hal yang kadang tidak ada kaitannya dengan relasi kita dengan Allah.

BACA JUGA  Cara dapat Beasiswa PIP di Sekolah

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apakah kita berani memutuskan untuk memberikan lebih banyak waktu bersama Allah, atau apakah kita hanya memberikan waktu “yang tersisa” di penghujung hari atau setiap minggu untuk bersama-Nya? Kebiasaan pertama, meluangkan lebih banyak waktu ini, sangat penting untuk memperdalam pemahaman dan cinta kita, tidak hanya untuk pasangan tetapi juga untuk Allah. Bayangkanlah jika kita memberi waktu yang cukup banyak untuk bersama dengan Allah! Mungkin selama ini kita hanya memberikan waktu 15 menit setiap malam, dan satu jam lebih pada hari Minggu.  Seberapa baikkah relasi kita dengan Allah jika kita hanya ada bersamaNya dalam waktu yang demikian singkat itu? Waktu bersama Allah memberi kesempatan kepada kita untuk semakin memahami, mengerti, dan menangkap isi hati, kebutuhan dan kerinduan Allah. Waktu bersama adalah waktu berahmat, bukan pemborosan, yang akan mengalirkan berkat-berkat ke setiap aspek kehidupan kita, terutama kehidupan perkawinan dan keluarga kita.

BACA JUGA  Menghadiri Ibadah Perayaan Bulan Budaya dan Bahasa Dalam Etnis Rote.Ini Yang Diberikan Pj. Walkot Kupang

Relasi Kita (Suami-istri) Satu Sama Lain

Salah satu bahaya yang dihadapi oleh banyak pasangan suami isteri adalah semakin tidak saling mengenal pasangannya. Keadaan seperti ini seringkali merupakan akibat dari pasangan yang menyerah kepada tuntutan  kehidupan, dimana ada banyak tekanan, stress, dan gangguan. Lebih lagi, ketika kita membiarkan hari-hari kita dibanjiri dengan banyak hal ekstra yang tidak pokok atau tidakpenting, maka kondisi seperti ini akan sangat dapat merusak jalinan relasi kita dengan pasangan maupun dengan keluarga kita.

Waktu adalah Dasar
Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan
Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:05 WITA

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!