Tampil Sederhana Menggunakan Kaos Warna Hitam dan Sendal, Kapolres Belu mengelilingi Pasar Halilulik.

- Redaktur

Kamis, 20 Juli 2023 - 13:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Kapolres Belu AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak, S.I.K yang didampingi Kapolsek Tasisfeto Barat melakukan pemantauan di Pasar tradisional Halilulik.

Dalam peninjauan pasar Tradisional halilulik ini, Kapolres Belu tampil secara sederhana dengan mengenakan sendal yang secara langsung didampingi oleh kapolse tasifeto barat, Kamis, 20/07/ 2023.

AKBP Richo Nataldo Devallas S.I.K mendatangi pasar halilulik pada pukul 03.00 dini hari dan didampingi Kapolsek Tasifeto Barat IPDA Sam Ilhim dan beberapa anggotanya.

Kapolres belu bersama kapolsek tasifeto Barat sambil bersantai di depan salah satu toko untuk menunggu dan melihat langsung para pedagang yang berdatangan ke pasar pada pagi subuh hingga mata hari terbit.

Selain itu, orang nomor satu di Polres Belu itu berdialog langsung dengan para pedagang dan sekaligus membeli hasil dari pedagang yang ada untuk di bawa kembali ke kediamannya di Polres Belu.

Dengan menggunakan kaos warna hitam dan sendal sambil memegang segelas kopi di tangan, Kapolres mengelilingi pasar halilulik.

BACA JUGA  Ini Jadwal Lengkap Kunjungan Paus ke Asia dan Oseania

Bahkan,sebagian besar pedagang pun tidak mengenal sosok AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak, S.I.K yang saat itu sedang berdialog dengan ibu-ibu pedagang.

” Saya datang kesini pada jam 03:00 dini hari hanya ingin melihat seperti apa keadaan dan kendala yang dialami para pedagang di pasar ini sehingga kita bisa mencari solusi,”tutur Kapolres Belu saat ditemui media ini pada, Kamis 20/07/2023.

Dikatakan Kapolres, yang tepat bagi para pedagang terutama yang berjualan di bahu jalan karena berdagang di pinggir jalan seperti ini mengakibatkan juga kemacetan bagi pelintas.

BACA JUGA  Menyepakati Penetapan Lima Perda Usulan Inisiatif, Wali Kota Menyampaikan Terima Kasih Terhadap DPRD Kota Kupang

“Kasihan juga mama – mama yang jualannya di got (saluran air) lalu ada juga yang di bahu jalan, tentu ini juga mengakibatkan kemacetan bagi para pelintas,”ungkap kapolres.

“Namun apa boleh buat memang tidak bisa dipaksakan untuk harus masuk ke dalam karena tempat yang tersedia pun tidak ada lagi dan kitapun tidak bisa mengusir karena mereka mencari hidup,” Ungkap Kapolres Belu.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:24 WITA

Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka

Berita Terbaru

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:06 WITA

error: Content is protected !!