Sukses Selenggarakan Offroad di Oetalu, ini Komitmen CEO Sejahtera Group

Kupang, matatimor.net  – Setelah sukses menyelenggarakan KAT-Sejahtera Land Off-Road Competition 2025 di Oetalu, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, CEO Sejahtera Grup, Bobby Liyanto, menegaskan komitmennya untuk mendukung kegiatan off-road di masa mendatang.

Dalam penutupan acara yang berlangsung pada Minggu, 1 Juni 2025, Bobby menyampaikan bahwa kegiatan off-road berikutnya akan digratiskan dan bahkan seluruh rangkaian kegiatan akan dibiayai oleh Sejahtera Grup.

“Kegiatan ini (off-road) tanpa dipungut biaya sepeserpun alias gratis, bahkan ke depannya saya akan membiayai seluruh rangkaian kegiatan dimaksud atau pertandingan dan perlombaan lainnya,” ujar Bobby Liyanto.

Menurut Bobby, kegiatan off-road tidak hanya sebagai ajang olahraga ekstrem, tetapi juga sebagai sarana untuk melahirkan talenta-talenta baru di bidang otomotif. Lebih dari itu, kegiatan ini turut berkontribusi dalam meningkatkan pergerakan ekonomi UMKM warga sekitar.

BACA JUGA  Antisipasi Secara Dini Bencana Alam di Tahun 2024, Ini yang Dilakukan Polres Belu

“Kegiatan ini juga secara tertentu meningkatkan pergerakan ekonomi UMKM warga sekitar,” tambahnya.

Perlombaan yang digelar selama tiga hari, dari 9 hingga 11 Mei 2025, diikuti oleh 60 peserta dari berbagai daerah, termasuk Timor Leste. Lomba ini mempertandingkan empat kelas kendaraan, yakni G1 (0–1000cc), G2 (0–2500cc), G3 (2500–4800cc), dan G4 (Free For All), serta kelas beregu.

Sirkuit Sejahtera Land Oetalu, yang dikenal dengan jalur berbentuk salib raksasa atau “The Giant Cross”, menjadi lokasi utama perlombaan.

BACA JUGA  Menuju Korban Bencana Di Laksel - Belu, Tim Yayasan Ruang Pasien Indonesia (YRPI) NTT Terkandas Akibat Longsor

Selain itu, Bobby juga menginisiasi Festival Salib Paskah Sejahtera Land 2025 yang digelar bersamaan dengan lomba off-road. Festival ini menampilkan salib-salib yang dihiasi berbagai ornamen hasil kreasi peserta dari gereja, persekutuan doa, kelompok doa, instansi, hingga individu, yang dilombakan dan dinilai oleh tim juri. Acara puncak festival ini diisi dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang dipimpin oleh Pdt. Yandri Manobe.

Dengan langkah ini, Bobby Liyanto berharap kegiatan off-road di Nusa Tenggara Timur tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi daerah, mengembangkan talenta lokal, dan memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar.

BACA JUGA  Ini Pernyataan Uskup Timika Tentang Tambang di Raja Ampat

Sejahtera Grup, yang dipimpin oleh Bobby Lianto, dikenal sebagai pengembang properti terkemuka di Nusa Tenggara Timur. Selain fokus pada pengembangan perumahan, perusahaan ini juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan komitmen yang kuat terhadap pengembangan daerah dan pemberdayaan masyarakat, Bobby Liyanto dan Sejahtera Grup terus berupaya menciptakan dampak positif melalui berbagai inisiatif dan program yang dilaksanakan.

Ke depan, diharapkan kegiatan seperti lomba off-road ini dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.***

Penulis: EmanEditor: Del