Siswa SMAN 1 Takari Dilarang Ikut Ujian, gegara Tunggak Iuran Komite

- Editor

Sabtu, 11 Maret 2023 - 01:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takari, matatimor.net – Gegara tak membayar / menunggak uang iuran Komite, siswa Kelas XII SMAN 1 Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang – NTT dilarang ikut ujian semester.

Welmince Welkis, Salah satu orang tua siswa mengeluh dan mengaku kecewa dengan kebijakan sekolah yang tidak membolehkan anaknya ikut ujian semester karena belum melunasi iuran komite.

Welmince Welkis kepada awak media, Jumat (10/03/2023) di Takari, akibat kebijakan sekolah itu, anaknya bernama Paulus Seran siswa Kelas XII disuruh pulang oleh wali kelas dan tidak dibolehkan mengikuti ujian semester.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuturkan, kehidupan keluarganya yang menggantungkan hidup sebagai petani lahan kering sebagai satu-satunya sumber pendapatan. Apalagi bencana banjir di Takari yang luar biasa besar membuat mereka kehilangan harapan, lahan pertanian rusak berat dan terjadi gagal panen.

BACA JUGA  Renungan Katolik Rabu 02 November 2022

Kondisi ini membuat dirinya belum mampu melunasi iuran komite selama enam bulan, iuran komite Rp. 50.000 per bulan.

“Kami mau dapat uang dari mana, kami biasa tanam padi dan jagung untuk jual tapi hujan ini buat banjir bikin rusak semua, kami minta keringanan biar anak – anak ikut ujian dulu,”Ucapnya lirih.

Hal senada dikeluhkan oleh Kornelis Ndari, ia mengaku anaknya tunggak iuran komite selama 12 bulan. Bahkan setelah anaknya tamat ternyata ijazah anaknya di tahan oleh pihak SMAN 1 Takari

BACA JUGA  Seremoni Pembukaan ETMC 2025 di Ende: Pesta Olahraga dan Budaya dalam Satu Panggung

Saat ini anaknya sudah bekerja hingga sudah bisa mengirimkan uang kepadanya untuk bayar tunggakan iuran komite agar ijazah anaknya bisa diambil.

Para orang tua kemudian mengadu kepada Pastor Paroki Noelmina Romo Bento Ninu. Keluhan dari para orang tua disampaikan langsung kepada Romo Bento Ninu di Pastoran Gereja.

Para orang tua kata Romo Bento Ninu, mereka datang mengeluh sambil menangis lantaran anak mereka tidak dibolehkan ikut ujian karena tunggak bayar iuran komite.

“Itu baru beberapa yang bicara, mereka banyak yang begitu, kasihan mereka sudah kena bencana tapi anak-anak diminta pulang karena belum bayar uang komite,” tandasnya.

BACA JUGA  Mengaku Senang dan Bangga, AKBP Yosep Krisbiyanto mendapat tugas Sebagai Kapolres di Tapal Batas RI-RDTL

Mendengar keluhan para orang tua, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe yang saat itu berada di Pastoran Paroki Noelmina langsung menghubungi Linus Lusi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT melalui sambungan telepon.

Dalam pembicaraan melalui sambungan telepon itu, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe menyampaikan keluhan orang tua serta kondisi mereka yang usai terkena bencana besar.

Respon Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT berjanji menginspeksi SMAN 1 Takari serta menegaskan agar pihak sekolah menggratiskan seluruh iuran komite bagi para korban bencana. (Jessy – kabarindependen.com)

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!