PPG Calon Guru Tahun 2025, Pendaftaran Dibuka hingga 6 November

- Editor

Kamis, 16 Oktober 2025 - 03:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) resmi membuka seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru Tahun 2025.
Pendaftaran dibuka mulai 14 Oktober hingga 6 November 2025 melalui laman resmi https://ppg.kemendikdasmen.go.id.

Program ini menjadi langkah strategis Kemendikdasmen untuk menyiapkan calon guru profesional dan berakhlak mulia, sesuai amanat konstitusi guna mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Peningkatan Kompetensi Guru Jadi Prioritas

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru merupakan prioritas utama.

“PPG bukan sekadar formalitas, tetapi tentang membentuk guru yang benar-benar berkualitas. Guru adalah agen pembelajaran sekaligus agen peradaban. Karena itu, program PPG harus dijalankan dengan penuh akuntabilitas dan semangat mencerdaskan kehidupan bangsa,”
ujar Abdul Mu’ti saat penandatanganan perjanjian kerja sama dengan LPTK di Jakarta.

Profesionalisme Guru Melalui Sertifikat Pendidik

Direktur Jenderal GTKPG, Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa sertifikat pendidik menjadi bukti profesionalisme seorang guru.

“Melalui PPG Calon Guru, pemerintah memastikan guru mendapat pengakuan resmi sebagai pendidik profesional. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan mutu pembelajaran, kesejahteraan guru, serta pemerataan layanan pendidikan di seluruh Indonesia,”
ujarnya.

Program PPG ini diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan guru di seluruh wilayah, berdasarkan data Dapodik dan analisis kebutuhan guru nasional. Pelaksanaannya melibatkan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang memiliki izin program studi PPG.

BACA JUGA  Talk Show Lewat Radio Favorit, Kasat Lantas Polres Belu Ajak Pendengar Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas

Persyaratan dan Bidang Studi

Calon peserta PPG Tahun 2025 harus memenuhi beberapa syarat utama:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) berusia maksimal 32 tahun per 31 Desember 2025.
  • Lulusan S-1 atau D-IV yang terdaftar di PD-Dikti (atau telah disetarakan untuk lulusan luar negeri).
  • Memiliki IPK minimal 3,00.

Bidang studi yang dibuka mencakup 12 bidang studi umum dan 12 bidang studi kejuruan, disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan guru nasional tahun 2027.

Skema Pendanaan dan Tahapan Seleksi

Sebagai bentuk komitmen pemerintah, biaya pendidikan sebesar Rp17 juta untuk dua semester ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah melalui bantuan pendidikan.
Peserta hanya perlu membayar biaya administrasi pendaftaran sebesar Rp200 ribu.

Perkuliahan berlangsung selama dua semester di LPTK penyelenggara sesuai provinsi pengabdian yang dipilih. Proses seleksi berlangsung hingga akhir Desember 2025, dan hasilnya diumumkan Januari 2026 bersamaan dengan penetapan mahasiswa PPG serta pelaksanaan orientasi.

BACA JUGA  Wabup SBD Buka Open Turnamen Pacuan Kuda Kapolres SBD Cup

Prospek Lulusan dan Sinergi Antarinstansi

Untuk menjamin penyerapan lulusan, Ditjen GTKPG bekerja sama dengan KemenPANRB, pemerintah daerah, dan sektor swasta guna membuka peluang formasi guru ASN PPPK dan tenaga pendidik di berbagai lembaga pendidikan.

Langkah ini memastikan lulusan PPG tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga terserap sesuai kebutuhan nasional.

Komitmen Menuju Pendidikan Berkualitas

Melalui PPG Calon Guru 2025, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya melahirkan guru-guru Indonesia yang profesional, inovatif, dan berdaya saing global. Dengan guru yang berkualitas, diharapkan hadir layanan pendidikan yang merata, berkeadilan, dan mampu melahirkan generasi unggul masa depan.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi:
https://ppg.kemendikdasmen.go.id/ppg-calon-guru-2025.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Bantuan Internet Pusat Buka Isolasi di SD GMIT Nauen
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!