Polisi Tangkap Dua Pelaku Penikaman di Camplong – Fatuleu, Kupang

Artikel Ini Telah Tayang Di *NarasiTimur* Dengan Judul : *Pelarian Dua Pelaku Penikaman Charles Utan Berakhir*

- Editor

Jumat, 17 Oktober 2025 - 02:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sumber foto : NarasiTimur.com

sumber foto : NarasiTimur.com

Kupang – matatimor.net – Melansir laman narasitimur.com, Kasat Reskrim Polres Kupang AKP Yeni Setiono memimpin langsung penangkapan dua pelaku penikaman di wilayah Fatuleu, Kabupaten Kupang, pada Jumat pagi, 17 Oktober 2025, sekitar pukul 07.30 WITA. Polisi mengamankan kedua pelaku di sebuah rumah persembunyian di daerah tersebut.

Sebelumnya, Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo menegaskan komitmennya untuk memburu kedua pelaku hingga tuntas. Ia juga telah mengimbau keluarga pelaku agar berhenti melindungi mereka dan segera menyerahkan diri secara sukarela.

BACA JUGA  Bupati Belu Terima Kunjungan Pejabat KBRI, ini yang Dibahas

Kini, penyidik Polres Kupang menahan kedua pelaku, AS dan KM, di Markas Polres Kupang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik saat ini fokus mengembangkan kasus serta mencari barang bukti utama, yaitu sebilah pisau yang digunakan KM saat menikam korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini bermula pada Selasa dini hari, 14 Oktober 2025, ketika Charles Risaldi Utan (16), warga Desa Fatumanutu, Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menjadi korban penganiayaan berat di Jalan Timor Raya KM 52, Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu sekitar pukul 04.00 WITA.

BACA JUGA  Paus Fransiskus Peringatkan Resiko AI bagi Perdamaian

Menurut keterangan saksi mata, KM bersama rekannya langsung mendorong Charles dan menantangnya berkelahi. Situasi semakin panas ketika rekan KM, Andre Sanu, menendang korban namun tidak mengenai sasaran. Ketegangan mencapai puncaknya ketika KM mengeluarkan sebilah pisau dan menusuk korban satu kali hingga mengenai perut bagian kanan.

Usai melakukan aksi brutal tersebut, KM dan rekannya melarikan diri menggunakan sepeda motor, meninggalkan Charles yang tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian. Korban akhirnya meninggal dunia dan telah dimakamkan pada Kamis, 16 Oktober 2025, di Kapan, Kecamatan Mollo, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Pemakaman berlangsung haru dan dihadiri keluarga besar serta masyarakat setempat.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!