Pesan Paskah 2025 Uskup Keuskupan Agung Kupang

- Editorial Staff

Kamis, 17 April 2025 - 03:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam hal ini, tindakan filantropi sporadis yang dilakukan rasanya tidak cukup. Diperlukan solidaritas dan gerakan bersama dari semua pihak yang berkehendak baik untuk mengubah budaya dan struktur-struktur sosial yang eksploitatif dan menindas, demi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan bagi semua orang.

Akhirnya, Paskah menunjuk pada lingkup keselamatan kosmik. Kebangkitan Kristus adalah “buah sulung” (1 Kor 15:20) dari panen yang akan mencakup pembaruan seluruh ciptaan. Janji
keselamatan melampaui jiwa-jiwa individual menuju pada “pemulihan segala sesuatu” (Kis 3:21), ketika Allah akan “menjadikan segala sesuatu baru” (Why 21:5). Dengan ini, Paskah yang kita
rayakan dalam Tahun Yubileum ini sekaligus mengundang kita sebagai peziarah-peziarah pengharapan untuk terus menghidupi Spiritualitas Penciptaan yang theosentris, yang semakin peduli pada sesama, lingkungan, dan seluruh alam ciptaan. Kita diundang untuk mengembalikan relasi yang benar dan harmoni dengan Tuhan sang Pencipta, dengan diri kita sebagai citra Allah, dengan sesama dan semua ciptaan lain yang dianugerahkan Allah bagi kita.

BACA JUGA  Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Kita juga dipanggil untuk mewujudkan cinta, belas-kasih, perawatan, pemeliharaan dan perlindungan Allah, bukan hanya kepada sesama manusia, melainkan juga kepada lingkungan hidup dan seluruh alam ciptaan.

Hanya dengan itu, kita dapat menjadikan bumi sebagai oikos, “rumah kita bersama” (Bdk. Laudato Si, 13), di mana semua makhluk ciptaan boleh saling menyapa sebagai saudara dan saudari, karena semuanya memiliki asal-usul yang sama (Bdk. Laudato Si, 11).

BACA JUGA  Kotbah Minggu 11 September 2022 Minggu Biasa XXIV

Dengan demikian, di dalam Paskah, kita tidak hanya menemukan peneguhan keselamatan, tetapi ekspresi keselamatannya yang paling penuh; keselamatan yang mencakup masa lalu, masa kini, dan masa depan kita; tubuh, jiwa, dan komunitas kita; serta seluruh tatanan ciptaan. Inilah janji mulia yang menjadikan Paskah sebagai pusat iman dan pengharapan Kristen yang penuh cahaya.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Hari Raya Tritunggal Maha Kudus

Selamat merayakan Paskah dengan penuh sukacita dan pengharapan. Tuhan memberkati!!!

Kupang, 17 April 2025
Uskup Agung Kupang.
Mgr. Hironimus Pakaenoni

Facebook Coment

Penulis : Mgr. Hironimus Pakaenoni

Editor : Del Neonub

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV
Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah
Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan
“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja
Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman
​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup
Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah
Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV

Sabtu, 12 September 2026 - 08:08 WITA

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:36 WITA

Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:32 WITA

“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:36 WITA

Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman

Berita Terbaru

BERITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:37 WITA

Iman & Gereja

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 08:08 WITA

BERITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 07:38 WITA

error: Content is protected !!