Miris, Sudah Sekian Tahun Menghuni Di Gubuk Reot Seorang Diri. Ini Yang Disampaikan Plt.Dinas Sosial Kabupaten Belu

- Redaktur

Jumat, 10 Maret 2023 - 14:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepertinya tiada lagi harapan bagi Hoar (90) tahun yang sudah sekian lama menghuni sebuah gubuk reot di Dusun Lianain, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu

Bertahun – tahun hidup di gubuk reot yang sungguh amat tidak layak, wanita lanjut usia (Lansia) ini hidup sebatang kara bahkan untuk makan sehari-hari hanya berharap pada tetangga yang berbelas kasih.

Sementara Putri semata wayangnya yang sudah menikahpun mengalami buta dan untuk keperluan sehari – harinyapun hanya bergantung pada suami atau menantu dari wanita lanjut usia yang juga memiliki 3 orang anak.

Tentu keadaan ini sangat berdampak pada perekonomian keluarga tersebut sehingga kebutuhan makan dan minum setiap harinya bergantung pada belas kasihan dari tetangga yang ada.

Menanggapi kondisi ini, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Sosial Kabupaten Belu Dra.Sabina Mau Taek kepada media ini menjelaskan jika pihaknya hanya bisa membantu berupa Bantuan Sosial (Bansos) salah satunya yang akan di berikan bagi para lansia dan disabilitas.

BACA JUGA  Polres Belu Tetapkan 2 Tersangka Pelaku Penikaman di Desa Naitimu

Untuk nenek Hoar yang sudah Lanjut Usia (lansia) yang ada di Desa Naitimu akan kita prioritaskan masuk ke penerima manfaat berupa bansos untuk tahun 2023, karena tahun ini juga ada program bantuan sosial berupa uang tunai bagi para lansia dan disabilitas.Jelas Sabina

Tambahnya, saya juga pernah mengunjunginya bersama perangkat Desa Naitimu dan saya sampaikan ke pihak Desa untuk bisa di akomodir melalui Anggaran Dana Desa (ADD), jika tidak bisa silahkan membuat proposal yang ditujukan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk bisa memberikan bantuan berupa perumahan layak huni.

BACA JUGA  KPK Monitor Perbaikan Tata Kelola Pertambangan di NTT

Usai dari Dinas Sosial awak media mencoba untuk bertemu Plt. Dinas PUPR Kabupaten Belu sesuai waktu yang telah disepakati, namun tidak berhasil ditemui awak media karena saat itu Plt sedang tidak berada di tempat hingga berita ini diturunkan.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:24 WITA

Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka

Berita Terbaru

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:06 WITA

error: Content is protected !!