Mencegah Bola Liar Isu Pemotongan TPP Guru di Kabupaten Kupang (Catatan Redaksi)

- Editor

Selasa, 19 Desember 2023 - 23:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunikasi & Transparansi, Mencegah Bola Liar Isu Pemotongan TPP Guru di Kabupaten Kupang (Catatan Redaksi) Oleh Yupiter Loinati

Oelamasi, MATATIMOR – Isu pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi guru ASN tingkat SD dan SMP di Kabupaten Kupang telah menjadi perbincangan hangat dalam beberapa waktu terakhir. Sebagai tanggapan terhadap kekhawatiran yang muncul, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang, Marthen Rahakbauw, memberikan penjelasan rinci terkait kebijakan ini.

Menurut Rahakbauw, pemotongan TPP ini berdasarkan aturan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setiap tahun. TPP dan besarananya meyesesuaikan dengan kondisi keuangan daerah dalam aturan terkait APBD. Hal ini merupakan langkah yang diambil untuk menjaga keseimbangan keuangan daerah dan menghindari potensi defisit anggaran.

BACA JUGA  Upaya Sederhana Meningkatkan Literasi di Fatuleu Barat

Pengurangan setengah dari TPP, yang sebelumnya sebesar Rp.650.000 menjadi Rp.306.406, merupakan hasil dari evaluasi kemampuan keuangan daerah. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Kabupaten Kupang nomor 2 dan 37 tahun 2023, yang menggambarkan perubahan anggaran daerah tahun 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penjelasannya, Rahakbauw menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi guru ASN, tetapi juga merata dari pejabat tertinggi hingga staf di bawah. Ini menunjukkan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk respons terhadap kondisi ekonomi daerah secara menyeluruh.

BACA JUGA  PMKRI Malaka Kutuk Keras Pelaku Kekerasan Seksual Anak Bawah Umur di Malaka

Dalam konteks komunikasi, penulis mencatat pentingnya keterbukaan informasi terkait kebijakan ini. Komunikasi yang efektif dapat membantu mengurangi ketidakpastian dan kesalahpahaman di kalangan guru. Pemerintah melalui dinas terkait diharapkan melakukan semacam sosialisasi guna memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para guru terkait kebijakan pengurangan TPP.

Selain itu, transparansi dalam menyajikan informasi kebijakan keuangan daerah juga penting. Pemerintah melalui lembaga terkait perlu menyediakan informasi secara terbuka dan jelas tentang evaluasi keuangan daerah yang menjadi dasar pengurangan TPP. Dengan demikian, para guru dapat memahami konteks kebijakan tersebut dengan lebih baik.

BACA JUGA  Kunjungan Ke Belu, Kasad TNI juga Resmikan Masjid

Dengan adanya komunikasi dan transparansi serta evaluasi secara berkala akan membantu mengelola isu ini secara lebih baik dan mencegahnya menjadi bola liar yang dapat menimbulkan kegaduhan di masyarakat yang pada gilirannya menurunkan kualitas pendidikan dan kinerja ASN di Kabupaten Kupang.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!