Kotbah Katolik Minggu Biasa XI

- Editor

Jumat, 14 Juni 2024 - 23:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

Kotbah Katolik Minggu Biasa XI oleh Rm. Jhon Chris Taus, Pr.

matatimor.net – Yesus datang dengan misi: mewartakan dan menghadirkan kabar gembira Kerajaan Allah. Namun Kerajaan Allah tetap menyimpan rahasia illahi, yang tidak akan dimengerti seluruhnya.

Murid-murid Yesus juga tidak mengerti. Untuk ini Yesus mengajarkanNya dengan perumpamaan-perumpamaan. Ada begitu banyak perumpamaan (Injil Sinopsis:42, Mk,cuma 6). Tiap perumpamaan punya pesan arti masing-masing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Injil hari Minggu ini, Yesus menyampaikan 2 perumpamaan sekaligus, yaitu tentang: BENIH DAN BIJI SESAWI. Benih-benih ini: kecil, tetap kalau ditanam, tumbuh menjadi besar dan memberi buah.

Tentang menabur BENIH, tumbuh dan mengeluarkan bulir-bulir, dan siap panen.
Demikian juga dengan: BIJI SESAWI, bibit yang paling kecil dari semua jenis bibit sayuran, menanam, berbuah, menjadi besar dan menjadi tempat bernaung bagi segala jenis burung .

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa III, 22/01/2023

Intinya benih kecil, tumbuh menjadi besar dan memberi hasil. Para petani sangat paham tentang perumpamaan ini.
Dengan perumpamaan-perumpamaan ini, Allah mau menyatakan bahwa Allah memakai hal yang kecil, menumbuhkannya dan menjadi sarana keselamatan bagi banyak orang.

Kotbah Katolik Minggu Biasa XII

Yesus mengangkat kenyataan-kenyataan perumpamaan-perumpamaan ini untuk menggambarkan perihal tumbuh kembang nya Kerajaan Allah. Bahwa Kerajaan ini ada, bukanlah usaha manusia, tetapi rencana dan karya Allah. Allah yang hadirkan Kerajaan Allah di dunia ini. Dan Allah percayakan sepenuhnya kerajaanNya ini kepada PuteraNya terkasih Yesus.

Yesus datang ke dunia dengan misi besar mewartakan kabar gembira Kerajaan Allah ini. Yesus mengajarkan dan menaburkan benih: SABDA ALLAH/FIRMAN ALLAH. Karena Sabda Allah menjadi benih utama dari Kerajaan Allah. Karena itu dalam pelbagai kesempatan Yesus selalu mengajar menaburkan Benih Sabda Allah.

BACA JUGA  Download Panduan Misa Pemberkatan Nikah Katolik

Ada selalu hambatan dan kesulitan. Tetap benih sabda Allah tumbuh perlahan, berkembang menjadi besar dan mengagumkan, justru karena Allah sendiri yang berkarya menumbuhkan Sabda Allah ini. Dan sabda Allah yang tertabur TIDAK PERNAH AKAN KEMBALI DENGAN SIA-SIA. INI RAHASIA ILAHI ALLAH.

Yehezkiel dalam bacaan pertama memakai perumpamaan tentang Pohon Aras. Israel bangsa terpilih, Allah perlakuan mereka sebagai suatu Tunas yang muda, yang Allah tanam sendiri di atas gunung yang tinggi, menumbuhkannya agar menghasilkan buah baik dan melimpah.

BACA JUGA  Minggu Laetare: Sukacita Karena Keselamatan Sudah Dekat.

Allah membangun kembali Israel tunas muda inij8 di hadapan bangsa-bangsa, agar kelak Israel menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lain sebab Allah selalu mengangkat yang kecil untuk mempermalukan yang besar dan tinggi hati.

PESAN IMAN:

  • Kerajaan Allah hadir di tengah-tengah kita (umat Allah). Kerajaan Allah terus tumbuh dan berkembang menjadi besar. Ini semata karya ilahi Allah, bukan jasa kerja manusia, sebab kita hanya alatnya. Karena itu jangan andalkan kekuatan manusia.
  • Buka hati dan diri untuk menerima benih Sabda Tuhan, agar hati dan diri kita menjadi lahan yang subur bagi tumbuhan suburnya Sabda kerajaan Allah. Amen.

Minggu Biasa XI ( Yeh. 17:22-24, Mrk. 4:26-34)

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Surat Gembala Prapaskah 2026 Uskup Agung Kupang | Download PDF
Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat
Menjadi Garam dan Terang Dunia: Menggarami Kehidupan, Menghalau Kegelapan
Delapan Sabda Bahagia: Peta Jalan Menuju Kedamaian Abadi
​Minggu Sabda Allah: Panggilan Pertobatan dan Terang Injil
Yesus Anak Domba Allah: Kepastian Keselamatan dan Bukti Cinta Sejati
Makna Pembaptisan Yesus: Solidaritas Tuhan dengan Manusia Berdosa
Dari Tradisi Menuju Kebudayaan Iman
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 05:43 WITA

Surat Gembala Prapaskah 2026 Uskup Agung Kupang | Download PDF

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:22 WITA

Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:51 WITA

Menjadi Garam dan Terang Dunia: Menggarami Kehidupan, Menghalau Kegelapan

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:13 WITA

Delapan Sabda Bahagia: Peta Jalan Menuju Kedamaian Abadi

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:50 WITA

​Minggu Sabda Allah: Panggilan Pertobatan dan Terang Injil

Berita Terbaru

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!