Kerendahan Hati Membuka Pintu Surga

- Editor

Jumat, 29 Agustus 2025 - 21:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inkarnasi dan Salib: Puncak Kerendahan Hati Allah

Kerendahan hati mencerminkan sifat Allah. Allah selalu berkenan kepada orang yang rendah hati. Sebaliknya, kesombongan menjadi sifat manusia dan menjadi akar serta sumber segala dosa. Karena itu, ketika Allah menyelamatkan manusia dari dosa, Dia memilih jalan untuk merendahkan diri. Allah turun dari takhta-Nya yang Mahatinggi, menjelma menjadi manusia lemah dalam diri Yesus Kristus, Putra-Nya.

Seluruh hidup dan karya Yesus di muka umum menunjukkan tanda nyata kerendahan hati Allah. Puncak pernyataan kerendahan hati Allah tampak ketika Yesus Kristus mengosongkan diri-Nya, mengambil rupa seorang hamba, dan taat sampai mati di kayu salib. Karena ketaatan itu, Yesus Kristus menerima hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa 16, 21 Juli 2024

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Dalam ajaran-Nya, Yesus berulang kali mengingatkan para pendengar untuk selalu bersikap rendah hati. Salah satu syarat masuk dalam Kerajaan Allah tampak dalam perumpamaan Injil hari Minggu ini: tentang sikap yang tepat ketika memilih tempat duduk dalam pesta perjamuan perkawinan. Perumpamaan ini Yesus sampaikan saat Ia menghadiri jamuan di rumah seorang Farisi terhormat. Dengan perumpamaan itu, Yesus menyindir kaum Farisi dan ahli Taurat yang suka pamer diri dan berebut tempat terhormat, baik dalam pesta, rumah ibadah, pasar, maupun tempat umum lainnya.

BACA JUGA  Dari Tabor ke Golgota : Jalan Salib Menuju Kemuliaan

Yesus menegaskan bahwa kehormatan dunia tidak menjamin kehormatan dalam Kerajaan Allah. Orang yang ingin masuk ke dalam Kerajaan Allah harus berani merendahkan diri. Orang yang mengambil tempat paling rendah akan ditinggikan dan diberi kehormatan dalam surga. Pesta perjamuan dunia hanyalah lambang pesta perjamuan dalam Kerajaan Allah. Sebab siapa yang merendahkan diri akan ditinggikan, dan siapa yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.

BACA JUGA  Jemaat Protestan & Katolik di Camplong bersatu rayakan Adventus lewat KPI

Kitab Putra Sirakh dalam bacaan pertama menegaskan bahwa kerendahan hati menjadi kunci kehormatan seseorang. Orang yang rendah hati mengakui keterbatasannya dengan jujur. Karena itu, ia dicintai Allah dan sesama.

Pesan Iman:

  1. Allah sudah merendahkan diri untuk menebus kesombongan manusia. Maka, kita tidak punya alasan untuk menyombongkan diri di hadapan Allah.
  2. Tanda orang rendah hati ialah selalu mengandalkan Tuhan sebagai sumber kebaikan. Karena itu, Tuhan berkenan kepadanya dan membuka pintu surga baginya.
Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah
Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan
“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja
Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman
​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup
Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah
Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII
Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:08 WITA

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:36 WITA

Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:36 WITA

Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:01 WITA

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Berita Terbaru

BERITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:37 WITA

Iman & Gereja

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 08:08 WITA

BERITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 07:38 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!