Kemkomdigi Kaji Teknologi NTN-D2D untuk Percepat Pemerataan Konektivitas Digital di Wilayah 3T

Info Publik - Komdigi

- Editor

Kamis, 23 Oktober 2025 - 04:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar Dokumen Kajian Komdigi

Tangkapan Layar Dokumen Kajian Komdigi

Jakarta, matatimor.net – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah mengkaji penerapan teknologi Non-Terrestrial Network Direct-to-Device (NTN-D2D) untuk mempercepat pemerataan konektivitas digital di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Direktorat Penataan Spektrum Frekuensi Radio, Orbit Satelit, dan Standardisasi Infrastruktur Digital di bawah Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi menyusun kajian tersebut. Melalui dokumen Call for Information (CFI), Kemkomdigi membuka konsultasi publik guna menghimpun pandangan, data, serta praktik terbaik dari berbagai pemangku kepentingan.

BACA JUGA  Rotasi Jabatan, Kapolres Belu Pimpin Serah Terima Kapolsek Tasifeto Timur

Teknologi NTN-D2D memungkinkan perangkat seluler berkomunikasi langsung dengan satelit tanpa bergantung pada jaringan terestrial seperti menara BTS. Teknologi ini memungkinkan layanan komunikasi menjangkau daerah yang sulit diakses jaringan darat, termasuk wilayah terpencil, perbatasan, dan perairan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemkomdigi menargetkan penerapan teknologi berbasis satelit ini tidak hanya memperluas jangkauan layanan digital nasional, tetapi juga memperkuat ketahanan komunikasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di daerah. Kajian tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Rencana Strategis Kemkomdigi 2025–2029 serta mendukung RPJMN 2025–2029, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan agenda Asta Cita dalam pemerataan pembangunan berbasis teknologi.

BACA JUGA  Di NTT, Kepala Staf Angkatan Udara dapat Anugerah ini

Pemerintah mengundang operator telekomunikasi, penyedia layanan satelit, industri perangkat, asosiasi, akademisi, dan masyarakat umum untuk memberikan tanggapan terhadap dokumen CFI tersebut. Kemkomdigi akan menggunakan masukan itu sebagai bahan penyusunan kebijakan dan regulasi yang mencakup aspek teknis, manajemen spektrum frekuensi, model bisnis, serta skema kerja sama antaroperator.

Masyarakat dapat menyampaikan partisipasi melalui surat elektronik ke sat-ins@postel.go.id dan orsat@infradig.komdigi.go.id paling lambat 9 November 2025. Dokumen CFI tersedia untuk pengunduhan di tautan https://s.komdigi.go.id/CFINTND2D.

BACA JUGA  Agustinus Muti Resmi Daftar Diri ke Panitia Pilkades Serentak Malaka

Langkah Kemkomdigi dalam mengkaji teknologi NTN-D2D ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemerataan konektivitas digital secara inklusif, terutama bagi masyarakat di wilayah 3T, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mendorong partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan nasional.

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!