Jembatan Nunpisa di Kupang Timur Putus, Akses Transportasi Terhambat

- Editor

Minggu, 1 Januari 2023 - 04:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Kupang – MatatimorNews – Hujan deras yang mengguyur wilayah NTT dan sekitarnya pada malam pergantian tahun, Sabtu 31/12/2022, malam / Minggu dinihari menyebabkan Jembatan Nunpisa, Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang putus usai diterjang banjir.

Jembatan yang menhubungkan transportasi dari Oelmasi ke Sulamu, Oelmasi – Fatuleu Barat, Oelmasi – Amfoang ini terbelah menjadi dua bagian, yang menyebabkan akses transportasi dari dan ke daerah tersebut di atas putus total.

BACA JUGA  Yupiter Loinati Desak Pemkab Bayar TPP Guru
Tonton Videonya

Pantauan media ini di lokasi jembatan rusak tersebut, masyarakat sekitar bersama TNI/POLRI berbondong-bondong membuka akses alternatif untuk penyeberangan. Namun hingga Minggu pukul 11.48 WITA jalur alternatif tersebut hanya bisa untuk kendaraan roda dua, sedangkan roda 4 belum bisa

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Wakil Ketua DPRD Kab. Kupang, Yohanis Julius Mase, kepada media ini di lokasi berharap pemerintah provinsi bisa gerak cepat untuk mengatasi hal ini.

BACA JUGA  Pater Stefanus Lio terpilih jadi Rektor Baru UNWIRA Kupang

“karena ini akses transportasi satu-satunya dari oelmasi ke sulamu, oelmasi ke fatuleu barat, oelmasi ke Amfoang, dan merupakan jalan provinsi jadi kita harap pemerintah provinsi bisa gerak cepat tanggapi hal ini” harap anis.

Yohanis Julius Mase – Anggota DPRD KAB. KUPANG

Selanjutnya Anggota Dewan dari Fraksi PDIP ini mengatakan bahwa meski jalan ini merupakan jalan provinsi namun di kabupaten (Kab. Kupang) tidak duduk diam.

BACA JUGA  Menko PMK: Insiden Kanjuruhan adalah Bencana Sosial

“walau ini jalan provinsi, namun kami di kabupaten tidak tinggal diam, kita sudah bergerak ke lokasi bersama TNI/POLRI dan masyarakat bergotong royong buka jalur alternarif agar masyarakat bisa kembali beraktifitas” tuturnya. (Del)

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Berita Terbaru

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

error: Content is protected !!