Ini Yang Diserahkan Dinas Sosial Belu Kepada Keluarga Koban Tersambar Petir di Desa Leuntolu

- Editor

Kamis, 23 Februari 2023 - 11:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belu, matatimor-News : Bekerja sebagai seorang ibu rumah tangga (IRT) seharusnya rutinitas sehari-harinya itu mengurus rumah tangga, namun hal itu tidak untuk Terezia (TR).

Faktor ekonomi menjadi salah satu alasan utama bagi Trezia harus membanting tulang dan bekerja mengganti posisi suaminya yang saat ini sedang merantau di negeri jirang (Malaysia) untuk menambah ekonomi keluarga.

Korban memiliki 5 orang anak dari perkawinannya namun hingga korban menghembuskan nafas terakhir, ke 3 orang anaknya pun sedang berada diluar daerah (Merantau)

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Trezia (Korban-red) awalnya bepergian bersama saudara dan ponakannya ke sawah untuk menanam padi, selang beberapa jam turun hujan deras sehingga korban bergegas berlari menuju pondok untuk berteduh, namun tiba-tiba korban disambar petir dan tersungkur sebelum tiba di pondok.

BACA JUGA  Semua Lurah & Camat di Kab. Kupang dari IPDN, Begini Respons Rektor

Melihat peristiwa ini saudara korban (saksi) berusaha meminta tolong terhadap sejumlah petani yang saat itu tidak jauh dari lokasi untuk melarikan korban menuju Klinik Canossa Nurobo, namun nyawa korban tidak tertolong karena sebagian tubuhnya hangus tersambar petir.

Atas peristiwa tersebut, pemerintah Desa Leuntolu langsung menyampaikan laporan ke pemerintah kecamatan Raimanuk (Camat) untuk diteruskan kepada Dinas Sosial Kabupaten Belu.

“Dionifasius Manehat (Sekdes) Leuntolu menyampaikan kalau dirinya telah melaporkan kejadian tersebut ke Camat Raimanuk sehingga mendapat instruksi untuk segera melaporkan kejadian naas ini ke dinas terkait.

Tadi begitu ada laporan dari masyarakat, kita langsung melaporkan secara lisan lewat telpon kepada Bapak Camat sehingga kita di instruksikan untuk membuat laporan resmi ke dinas sosial dengan BPBD Kabupaten Belu.

BACA JUGA  Ini Kata Paus Fransiskus tentang Paus Benediktus XVI

Merespon informasi tersebut, Plt.Dinas Sosial Kabupaten Belu, Dra.Sabina Mau Taek bersama jajarannya langsung menyambangi rumah duka untuk menyerahkan bantuan berupa 1 peti jenazah yang di terima secara langsung oleh keluarga korban dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa Leuntolu Patrisius Luan dan Sekertaris Desa Dionifasius Manehat.

Kepada media ini Sabina Maut Taek menyampaikan turut berbelasungkawa kepada keluarga atas musibah ini.

Atas nama pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Belu melalui dinas sosial saya menyampaikan turut berbelasungkawa atas musibah ini.

Melalui dinas sosial, tambah Sabina, Pemerintah kabupaten belu telah mwnganggarkan 100 buah peti jenazah bagi keluarga pra sejahtera dan sampai saat ini (2023) almarhumah orang ke 4 yang kita datangi dan menyerahkan bantuan yang sama yaitu peti jenazah.

BACA JUGA  Kondisi Jembatan Noebunu Yang Menghubungkan Enam Kecamatan Di TTS Memprihatinkan

Lanjutnya, saya juga mau menyampaikan jika di kabupaten belu ini ada keluarga pra sejahtera yang meninggal dunia, baik itu karena musibah maupun karena sakit harap melalui kepala desa untuk menyampaikan kepada kita.

Pada kesempatan yang sama, mewakili masyarakat dan keluarga korban, kepala desa leuntolu Patrisius Luan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah melalui dinas sosial yang telah datang dan meringankan beban keluarga.

Mewakili masyarakat desa leuntolu dan keluarga korban, saya sampaikan limpah terima kasih kepada pemerintah daerah melalui dinas sosial dengan adanya program ini.ungkap patris

Tambahnya, ini program yang sangat baik karena dapat meringankan beban keluarga korban yang sedang berduka.tutupnya

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:32 WITA

Gambar oleh: matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

Gambar oleh: matatimor.net

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

error: Content is protected !!