Homili Minggu Palma, 13 April 2025

- Editor

Sabtu, 12 April 2025 - 10:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Rm. Chris Taus, Pr – Paroki Sta. Helena Lili – Camplong

Hari ini kita merayakan migggu Palma. Kita mengenang Yesus masuk kota Yerusalem untuk memulai misteri penderitaanNya. Dengan merayakan mingggu Palma, kita juga membuka perayaan-perayaan Pekan Suci. Dalam perayaan Pekan Suci, kita kembali mengenang saat-saat akhir hidup Yesus di dunia.
Ada beberapa peristiwa penting yang akan kita kenang selama pekan minggu ini. Seperti bagaimana Yesus Yesus masuk kota Yerusalem, lalu reaksi imam-imam kepala, ahli taurat dan farisi, dan tua-tua orangg Yahudi.

Perjamuan Malam yang terakhir, Yesus berdoa di taman Getsemani, penangkapan, pengadilan Pilatus dan Mahkamah Agama.

BACA JUGA  Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi - Fatuleu Barat

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyaliban, kematian dan penguburan Yesus.


Peristiwa-peristiwa ini terjadi di saat orang-orang Yahudi masuk Yerusalem untuk merayakan minggu Pondok Daun, (dengan daun Palma) dan persiapan Perayaan Paskah Yahudi Perjanjian Lama. Karena itu orang-orang yahudi datang ke Yerusalem untuk rayakan Paska, dan penyucian diri.

Yesus tetap berteguh hati datang ke Yerusalem pada saat bersamaan dengan perayaan Minggu Pondok Daun, Karena bagi Yesus ini adalah saat Rahmat yang direncanakan oleh Allah BapaNya. Yesus sangat tahu dan sadar penuh, akan segala sesuatu yang akan menimpa DiriNya.

Sangat menarik bahwa pada saat Yesus masuk kota Yerusalem, Yesus, diarak, disoraki dengan teriakan-teriakan sanjungan sebagai RAJA DAN PUTERA DAUD, dll, oleh khalayak ramai, rakyat jelata, yang selalu mereka saksikan Yesus ketika Yesus berada di tengah-tengah mereka. Mereka juga membentangkan pakaian di jalan.

BACA JUGA  Sembilan Nilai Kristiani untuk Keluarga Katolik yang Bahagia

Rakyat jelata buat ini, karena mereka saksikan dan alami langsung bagaimana Yesus mengajarkan mereka dengan penuh kuasa dan wibawa, tentang KABAR GEMBIRA KESELAMATAN KERAJAAN ALLAH, dan meneguhknya dengan tanda-tanda heran dan mukjizat bagi mereka.

Orang buta melihat, orang tuli mendengar, orang bisu berbicara, orang lumpuh berjalan, orang tawanan diberi pembebasan, orang lapar dikenyangkan, orang berdosa diberi pengampunan, orang mati dibangkitkan lagi..dst.

BACA JUGA  Kotbah Minggu Paskah VII, Minggu Komsos

Inilah yang membuat mereka bergembira mengarak Yesus dengan daun Palma di tangan masuk kota Yerusalem. Mereka tulus memberi penghormatan ini kepada Yesus.
Injil mengisahkan peristiwa ini, dengab cerita Yesus menunggang hanya seekor keledai, bukan keledai jantan (gengsi dan harga diri) tetapi keledai betina, dan juga keledai pinjaman punya orang.

Yesus sengaja baik keledai betina, bagi orang Yahudi keledai betina adalah keledai beban. Khusus hanya untuk pikul beban. Yesus naik keledai simbol. Yesus menjadikan DiriNya keledai beban dosa. Semakin kita beri beban dosa, semakin Ia kuat pikul.

Selamat Merayakan Hari Minggu Palma
Luk,19,28-40

Facebook Coment

Penulis : Rm. Chris Taus, Pr.

Editor : Del Neonub _ Komsos Sta. Helena

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!