Hadiri Internasional Expo di PLBN Motaain, Bupati Belu : Ekspor Saat ini Didominasi Alat Pertanian & Hortikultura

- Editor

Rabu, 26 Juli 2023 - 00:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLBN Motaain, News.Matatimor – Net : Motaain merupakan salah satu pintu utama keluar masuknya pelintas antar kedua negara baik Indonesia maupun Timor Leste.

Negara Republik Indonesia terus menjalin hubungan kerja sama antar negara Republika Demokratica de Timor Leste dalam berbagai bidang.

Salah satunya sesuai surat undangan nomor S-6/KBC.130605/2023 tertanggal 19 juli 2023, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Atambua menggelar kegiatan Internasional Expo yang berlokasi di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan expo Internasional ini bertujuan untuk meningkatkan dan memperluas pasar serta mempererat kerjasama antara Indonesia dan Timor Leste.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Atambua I Made Aryana menyampaikan, bahwa Atambua International Expo ini berusaha menghubungkan eksportir dan UMKM Kabupaten Belu serta mendorong peningkatan ekspor melalui PLBN Motaain.

Saat ini, katanya, hadir 30 tenan di acara Atambua International Expo ini, yang melibatkan UMKM binaan Kementerian Perdagangan, UMKM binaan Pemda Belu, Eksportir, UMKM binaan dharma wanita, tenan dari Ops bhayangkari, tenan karantina pertanian dan perikanan, tenan perbankan serta tenan informasi sosialisasi peraturan dan regulasi.

BACA JUGA  PPG Calon Guru Tahun 2025, Pendaftaran Dibuka hingga 6 November

” terima kasih atas partisipasi serta kehadiran seluruh instansi yang diundang serta pelaku usaha baik Indonesia maupun Timor Leste. kita akan terus mendorong kegiatan seperti ini di Atambua demi ekspor yang maksimal ke Timor Leste,”pungkasnya dalam sambutnya, selasa 25 juli 2023.

Sementara, dijelaskannya,Kegiatan ini juga bertujuan untuk menghubungkan langsung antara eksportir dan UMKM serta pembeli baik dari Indonesia maupun Timor Leste.

lanjutnya, Atambua International Expo ini dikemas melalui kegiatan pameran, produk oleh eksportir dan perusahaan daerah, sosialisasi peraturan ekspor impor dari pihak kedua pemerintah, kamar dagang Timor Leste serta pembeli potensial dari Timor Leste.

BACA JUGA  Menyongsong Pileg 2024, KPU Belu Mulai Melakukan Penyortiran Surat Suara

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar KBRI Dili, Okto Dorinis Manik menyampaikan, bahwa pihaknya mengapresiasi kegiatan ini dalam rangka meningkatkan ekspor.

” saya juga mengundang pelaku usaha Timor Leste untuk ikut serta dalam kegiatan atambua international expo,” pungkasnya.

Hingga saat ini, Ia menerangkan, industri Timor Leste mengalami trend peningkatan hingga 24% dari tahun ke tahun.

Dikatakannya, Kontribusi positif perdagangan Timor Leste dan Indonesia ini menjadi harapan baru terutama saat ini dengan pergantian pemerintahan yang baru di Timor Leste.

Ia menegaskan, Ke depannya kawasan perbatasan akan dijadikan sebagai Economic zone. Maka dari itu, kerjasama perdagangan kedua negara harus terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

Dalam kesempatan yang sama,Bupati Kabupaten Belu, dr Agustinus Taolin menyampaikan, bahwa kabupaten Belu menjadi kabupaten yang strategis karena berada di wilayah perbatasan.

BACA JUGA  Untuk Memastikan Kesiapan Pemilu 2024, Kapolres Belu Adakan Kunker di KPUD

Dikatakan Agustinus, PLBN Motaain menjadi PLBN yang paling banyak melakukan kegiatan ekspor dibanding PLBN lain di Indonesia.

“Oleh karena itu,kita perlu terus mendorong kegiatan ekspor agar menjadi keunggulan PLBN Motaain dalam meningkatkan devisa negara,”tandasnya.

Dikatakannya, bahwa ekspor saat ini didominasi alat pertanian dan hortikultural ke Timor Leste.

“saya mengapresiasi kemudahan pengurusan dokumen atau perizinan baik imigrasi maupun bea cukai serta pajak,”ujarnya.

Selain itu, ia menyampaikan, bahwa saat ini Pemda Belu terus memberikan bantuan pupuk, obat obatan untuk mendukung pertanian masyarakat kabupaten Belu. kedepan pentingnya kolaborasi dengan stakeholder dan instansi terkait.

Ia juga menyinggung soal agar PLB kembali diberlakukan untuk kepentingan masyarakat perbatasan.

“saya berharap agar berbagai kementerian mendukung program Kabupaten Belu yang berada di wilayah perbatasan,”tuturnya.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!