Gegara ini Jalan Menuju Kantor Bupati Malaka Ditutup Warga

- Editor

Jumat, 1 April 2022 - 12:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gegara ini Jalan Menuju Kantor Bupati Malaka Ditutup Warga

Malaka, matatimornews.Sejumlah Warga Sukabi-Hanawa, Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah, lakukan aksi tutup persimpangan jalan menuju Kantor Daerah Kabupaten Malaka.

Masa aksi tutup jalan ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap penghapusan sejumlah nama tenaga kontrak Daerah di Rumah Sakit Penyangga Perbatasan Betun-Malaka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan tersebut dinilai tidak masuk akal oleh warga Aukabi Hanawa, sebab selama ini mereka bekerja bukan karena kepentingan politik melainkan sebagai bentuk penghargaan dan balas jasa dari pemerintah daerah kepada mereka, sebab mereka(Warga Sukabi-Hanawa) telah menyerahkan Tanah Kepada Pemerintah untuk mendirikan Rumah Sakit(RSPP Betun) yang sekarang dikontrak oleh pemerintah daerah untuk dijadikan kantor daerah l.

BACA JUGA  Anggota DPRD Belu memenuhi Meteran Listrik Bagi Masyrakat Tidak Mampu

Pantaun Media ini pada Kamis 31/03/2022 malam sekitar pukul 20:15, seorang warga yang tidak ingin menyebutkan namanya, meminta agar Bupati Malaka harus datang menemui masa aksi untuk mengklarifikasi masalah tersebut.

“Kami minta bapak bupati harus datang ke sini, supaya bisa mendengar tuntutan kami,” Pintanya.

“Kami tidak menutup jalan bagi pasien, dokter atau pun perawat yang punya urusan di rumah sakit. Aksi ini kami lakukan supaya bapak Bupati Malaka bisa menemui kami,” tutupnya.

BACA JUGA  Revitalisasi Sekolah dan Insentif Guru: Hadiah HUT RI ke-80 dari Presiden Prabowo

Selain itu, salah seorang pemuda Sukabi-Hanawa, Stefanus Klau, Mengatakan bahwa tuntutan tersebut bukan atas dasar kepentingan politik. “Kami kerja di sini bukan karena kepentingan, tetapi kami kerja ini, karena kami punya tanah, kami sudah serahkan untuk pemerintah,” Jadi entah kalah atau menang, kami tidak boleh dijadikan boneka dalam dinamika politik ” tegas Stefanus.

BACA JUGA  Ingin Mengadu ke Inspektorat Belu, Ini Linknya.

Stefanus Klau, Pemuda Sukabi yang akrab di sapa Syukur itu berjanji dihadapan masa aksi bahwa, aksi tersebut akan terus berlanjut jika tidak direspon baik oleh Bupati.

“Jadi, hari Senin, kita semua ke sini, kita datang pagi untuk bertemu bapak bupati.tutup syukur.TD

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!