Cara Cek Apakah DATAMU dipakai Pinjam Online?

- Editor

Jumat, 14 November 2025 - 00:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekarang kasus penyalahgunaan data pribadi oleh pinjaman online ilegal makin marak. Banyak orang tiba-tiba mendapat tagihan pinjaman yang tidak pernah mereka ajukan.

Nah, biar kamu tidak sampai jadi korban berikutnya, kamu bisa cek sendiri apakah datamu digunakan oleh pinjol melalui layanan resmi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.

Layanan ini bisa anda akses gratis, baik secara online maupun offline, dan menampilkan seluruh data pinjaman atau kredit yang terdaftar atas nama kamu.

BACA JUGA  Info UKMPPG Tahun 2022 Periode I, II, Peserta Retaker

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cara Cek SLIK OJK Secara Online

Kamu bisa melakukan pengecekan secara mudah lewat situs resmi OJK.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka laman idebku.ojk.go.id
  2. Pilih menu “Pendaftaran”
  3. Isi data yang diminta seperti:
    • Jenis debitur
    • Jenis identitas
    • Kewarganegaraan
    • Nomor identitas
    • Kode keamanan (captcha)
  4. Pastikan semua informasi benar, lalu klik “Selanjutnya”
  5. Lengkapi formulir dan unggah dokumen pendukung
  6. Centang pernyataan kebenaran data, lalu klik “Ajukan Permohonan”
  7. Kamu akan menerima email berisi nomor pendaftaran
  8. Cek status permohonan di menu “Status Layanan” dengan memasukkan nomor pendaftaran dan kode captcha
  9. Proses selesai maksimal satu hari kerja
  10. Hasilnya akan menunjukkan secara detail pinjaman atau kredit yang tercatat atas namamu
BACA JUGA  Istri Bupati Belu, Akan Segera diPeriksa Penyidik Tipikor.

Cara Cek SLIK OJK Secara Offline

Kalau kamu lebih nyaman datang langsung, bisa juga cek lewat kantor OJK terdekat:

  1. Datangi kantor OJK terdekat
  2. Bawa dokumen berikut:
    • KTP untuk WNI
    • Paspor untuk WNA
    • Surat kuasa, jika diwakilkan
  3. Petugas akan memverifikasi formulir dan dokumen pendukung
  4. Jika sesuai, OJK akan menarik data informasi debitur
  5. Hasil pengecekan akan dikirim ke email yang kamu daftarkan
BACA JUGA  Jadwal Misa Natal & Tahun Baru Paroki Santa Helena Camplong

Kalau ada Pinjaman yang Nggak Pernah Kamu Ambil

Segera laporkan ke OJK agar bisa ada tindak lanjut.
Kamu bisa melapor lewat:

Kontak OJK 157
emailkonsumen@ojk.go.id
WhatsApp: 081-157-157-157

Jangan tunggu sampai tagihan datang baru panik, ya!

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!