Berdialog Dengan 273 Pengelola PAUD, Wali Kota Kupang Berharap Pengelola Mengembangkan Potensi Anak

- Editor

Senin, 29 Mei 2023 - 08:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, News.Matatimor – Net : Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, S, mengajak para pengelola PAUD untuk mendukung upaya pengembangan potensi anak usia dini.

Ajakan tersebut disampaikannya saat berdialog dengan 273 pengelola PAUD se-Kota Kupang di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat (26/05). Hadir mendampingi Penjabat Wali Kota Kupang, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal pada Dinas Pendidikan Kota Kupang, Roos F.R.W Dethan, SE.

Menurut George urusan pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab bersama, tidak bisa diserahkan hanya kepada satu pihak saja. Karena menanamkan konsep pengembangan diri dan keterampilan anak usia dini memang seharusnya dilakukan oleh semua pihak, termasuk orang tua dan pemerintah. Kepada para pengelola PAUD dia mengisahkan pengalaman kunjungannya ke sebuah sekolah swasta berstandar internasional belum lama ini.

Dia mengaku tertarik pada metode belajar mengajar serta model pendampingan yang diterapkan sekolah tersebut. Anak-anak dan guru di sana menggunakan Bahasa Inggris bukan sebagai mata pelajaran tapi dalam semua aktivitas di kelas, mengadopsi kurikulum Accelerated Christian Education (ACE) dari USA.

Lanjutnya, Dia berharap para pengelola PAUD di Kota Kupang bisa mereplikasi semangat dan metode yang diterapkan sekolah tersebut di tempatnya masing-masing.

Dia optimis dengan duduk bersama antara Pemkot Kupang dan semua pengelola PAUD akan ditemukan solusi terbaik dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan PAUD di Kota Kupang, terutama dalam membangun mental, karakter dan cara berpikir anak.

BACA JUGA  Dirjen Imigrasi Mengeluarkan Kebijakan Visa Multiple Entry 5 Tahun untuk Tujuan Bisnis dan Wisata

“Jika kualitas pendidikan PAUD-TK bisa kita tingkatkan standarnya sama seperti sekolah tersebut maka tidak mustahil ke depan kita bisa menghasilkan anak-anak Kota Kupang yang cerdas serta memiliki mental dan karakter yang baik,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Penjabat Wali Kota juga mengingatkan agar pengelola PAUD cermat dalam memahami potensi-potensi yang dimiliki anak didiknya, kemudian membantu mereka dalam mengembangkan potensinya. Pertemuan ini juga bertujuan untuk menemukan sebuah strategi menyiasati dukungan peralatan baru dalam dunia pendidikan khususnya anak usia dini di Kota Kupang.

Pemerintah, menurutnya akan terus berupaya sekuat mungkin agar setiap lembaga PAUD di Kota Kupang dapat terfasilitasi dengan perangkat penunjang pendidikan seperti laptop dan infocus, aplikasi belajar Bahasa Inggris atau sains serta berbagai alat peraga dan bermain yang mumpuni sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas anak.

BACA JUGA  Polres Belu Merilis Aksi Penipuan Oleh Muhammad Yapi Abdulah Dengan Modus Pengresmian Gereja Katedral Kupang.

Selain lewat APBD Kota Kupang dan Provinsi NTT, Pemkot Kupang juga telah menyampaikan beberapa usulan kepada beberapa pihak, salah satunya adalah anggota DPR-RI komisi terkait untuk membantu alat penunjang pendidikan bagi lembaga PAUD di Kota Kupang.

Dalam dialog bersama Penjabat Wali Kota Kupang, para pengelola dan pengasuh PAUD Kota Kupang menyampaikan sejumlah usulan. Di antaranya permintaan untuk program peningkatan kapasitas bagi guru PAUD tamatan SMA/ non linear lewat diklat pendidikan dasar berjenjang serta kesempatan bagi guru PAUD swasta untuk mengikuti seleksi PPPK. Mereka juga minta agar pendaftaran baru bagi anak SD wajib melampirkan sertifikat PAUD.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Bantuan Internet Pusat Buka Isolasi di SD GMIT Nauen
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!