Aksi Pencurian Kayu Di We Mer-Kateri Dibekuk Tim UPT KPH Wilayah Kabupaten Malaka

- Editor

Rabu, 22 Maret 2023 - 09:14 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Malaka, 22/03/2013 News.Matatimor – Net : Pelaku pencurian kayu jati di We Mer di bekuk Tim Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPT KPH) Wilayah Kabupaten Malaka pada Rabu, 15 Maret 2023.

Hal tersebut dilakukan oleh UPT KPH Wilayah Kabupaten Malaka guna mencegah kasus Ilegal Logging di kabupaten Malaka yang telah terjadi kesekian kalinya, namun mendek saat di proses hukum.

Sesuai dengan pantauan awak media ini, Tim UPT KPH Berjumlah 8 orang bersama 1 Petugas Masyarakat Mitra Polisi Kehutanan dari Balai Konservasi Sumberdaya Alam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan pelaku, Jefrianus Kiik Asal Desa Kereana bersama kedua rekan yang tidak diketahui alamatnya sempat melarikan diri, meninggalkan barang bukti, saat dibekuk Tim UPT-KPH Malaka.

Ada pun barang bukti yang didapati tim UPT KPH di lokasi aksi pencurian kayu tersebut berupa, Sebuah Truk Dam bermerek Mitsubishi, tulisan depan SNIPER dengan nomor plat DH 1921 HE.

Ditemukan pula kayu jati sebanyak 11 batang dengan ukuran 2 meter lebih yang sudah dimuat didalam mobil. Sedangkan jati yang sudah ditebang berjumlah 27 pohon serta 25 batang kayu jati yang belum diangkut oleh pelaku tersebut.

Adriano R. Barros, salah seorang Pegawai UPT KPH Malaka, saat diwawancarai awak media ini menuturkan, bahwa sebelumnya mereka, Pihak UPT KPH Malaka mendapat pengaduan dari Masyarakat bahwa pada saat itu, pelaku sedang melakukan aksinya di We Mer.

“Kami mendapat pengaduan dari masyarakat, sempat kami arahkan pihak pengadu ke kantor Balai Konservatif Sumberdaya Alam Malaka, Namun pintu kantor tutup,” Tutur Adriano. “Mungkin tidak ada yang berkantor,” tambah Adriano.

Adriano pun menjelaskan bahwa hal ini merupakan upaya pencegahan terhadap kasus Ilegal Logging yang terus meningkat di kabupaten Malaka.

“Ini tindakan preventif dari kami UPT KPH wilayah kabupaten Malaka, kami juga sebelum ke lokasi kejadian ini, kami sudah komunikasi ke BKSDA Malaka, dan saat ini Kepala BKSDA Malaka masih dalam perjalan,” Jelas Adriano, S. HUT

“Kita tunggu saja, Kepala BKSDA sementara bergerak kesini. Ini ada barang buktinya, untuk penangananya mau di bawa ke ranah hukum atau seperti apa, itu wewenangnya BKSDA,” Pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, salah seorang pegawai UPT KPH yang tidak menyebutkan namanya, sempat berkonsultasi dengan salah seorang pegawai Samsat Malaka melalui via telepon, guna mencari tahu kejelasan nomor polisi yang tercantum pada plat DH Truk tersebut. Setelah melacak, pegawai Samsat Malaka itu membenarkan, bahwa nomor plat DH tersebut palsu.

“Itu nomor polisi yang ada di Plat DH itu palsu, Kami sudah melacaknya dan yang sebenarnya nomor plat DH itu milik mobil merek avansa yang saat ini berada di Kupang,” Terang Pegawai Samsat Malaka tersebut.

Sekitar 2 jam lamanya, akhirnya pemilik Mobil datang ke tempat kejadian Perkara. Pemilik mobilun membenarkan kejadian itu bahwa dirinya telah ditipu oleh Jefri Kiik, sopir mobil SNIPER, Merek Mitsubishi itu.

“Tadi Jefri minta oto ini bilang Pi muat kulit kayu. Katanya, dia (Jefri Kiik.red) sudah menerima pesanan kulit kayu jati.” Kata pemilik mobil, membenarkan.

Lanjut Pemilik Mobil, “Tadi saya tanya Jefri Kiik bilang siapa pu kayu, Jefri bilang orang Atambua punya.”

Perihal nomor Plat DH tersebut, pemilik mobil juga membenarkan bahwa dirinya hanya mengangkat pelat mobil rusak yang sudah tidak di gunakan lagi di rumahnya.

“Itu nomor Plat itu, nomor plat lama yang sudah tidak digunakan lagi. Tutupnya.

Penulis : Theodorus kiik

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version