Aksi Bersih Sampah TWA Camplong NTT di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022

- Editor

Kamis, 9 Juni 2022 - 06:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, matatimornews (InfoPublik)– Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dipusatkan di kawasan Taman Wisata Alam Camplong, Kabupaten Kupang.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) KSDA NTT, Arief Mahmud, mengatakan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini, pihaknya menggelar berbagai rangkaian kegiatan, seperti aksi pembersihan di area kolam Oenaek, perbaikan sarana prasarana wisata alam, dan upacara puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

“Aksi itu diikuti oleh pegawai BBKSDA NTT, Kelompok Pemuda Masyarakat sekitar kawasan, Mahasiswa dan anggota Dharma Wanita Persatua (DWP) BBKSDA NTT,” ujar Kepala BBKSDA NTT dalam keterangan resmi yang diterima InfoPublik pada Senin (6/6/2022).

Lebih lanjut Arief menjelaskan, Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) ditetapkan oleh Majelis Umum PBB dari peristiwa Konferensi Stockholm, Swedia pada 5-6 Juni tahun 1972 dengan tema “Only One Earth”.

Pada tahun ini, Hari Lingkungan Hidup Sedunia kembali diperingati dengan tema “Only One Earth” dan fokus Living Sustainably in Harmony with Nature, yang diadaptasi oleh Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi “Satu Bumi untuk Masa Depan”.

“Only One Earth menyimpan makna mendalam bahwa tempat kita beraktivitas setiap hari adalah bagian yang tidak terpisahkan dari tempat lainnya di planet biru ini. Oleh karenanya cara kita memperlakukan tanah, air, dan udara tempat kita hidup akan senantiasa mempengaruhi siklus kehidupan di tempat lainnya, sehingga tema Only One Earth ini sudah seharusnya menjadi gerakan kolektif seluruh masyarakat dunia,” jelasnya.

BACA JUGA  Di Penghujung Tahun 2022,Polsek Tastim-Belu adakan Jumat Curhat Bersama Masyarakat

Terkait tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Arief menyerukan slogan “Satu Kumpul Satu” atau satu orang setidaknya memungut satu sampah di TWA Camplong untuk kelestarian kawasan tersebut.

Selain itu juga diserukan slogan “Satu Tanam Satu”, untuk membudayakan gerakan satu orang menanam dan merawat satu pohon, serta aksi positif individual lainnya yang akan berpengaruh terhadap lingkungan global.

“Pesannya bahwa bumi kita hanya satu, bumi kita semakin tua, sehingga sekarang saatnya kita untuk memiliki kepedulian lingkungan  dari orang per orang, masing masing individu dari mulai anggota keluarga,” katanya.

BACA JUGA  Manusia NTT Harus Dibangun Dengan Pengetahuan Yang Tinggi

Dia juga mengutip sambutan Menteri LHK Siti Nurbaya dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang mengatakan, peringatan 50 tahun Konferensi Stockholm pada 1972 lalu telah meletakkan dasar pengaturan global mengenai perlindungan lingkungan dan dalam hubungan pembangunan dengan alam dan manusia.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2022 ini dinilai menjadi momen penting untuk terus menumbuhkan, meningkatkan kesadaran dan kepedulian memperbaiki dalam perilaku adil terhadap lingkungan.

“Lingkungan yang sehat membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak secara konstruktif,” pungkasnya.

Foto: Biro Humas KLHK

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!